Kompas.com - 02/02/2021, 08:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beli mobil dan sepeda motor lewat sistem lelang disebut bisa lebih murah. Meski demikian, peserta lelang pribadi masih sangat sedikit.

Bady Qadarsyah, Operation Head Balai Lelang Auksi, mengatakan, saat ini lelang otomotif masih didominasi pedagang atau showroom dengan persentase 95 persen.

"Padahal di lelang itu bebas, semua balai lelang semua orang boleh ikut. Cuma memang orang masih berpikir lelang itu ribet jadi banyak yang tidak mau datang," katanya kepada Kompas.com, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19 Banyak Pembeli Mobil yang Ikut Lelang Online

Lelang motor IIMS 2019KOMPAS.com/Gilang Lelang motor IIMS 2019

Bady mengatakan, saat ini pihaknya terus berusaha untuk memperbanyak persentase peserta pribadi.

"Itu memang fokus hampir semua balai lelang. Cuma pertama selain orang belum paham balai lelang itu seperti apa padahal mudah dan gampang dan mobil lelang itu bagus-bagus dan sekarang fasilitas online sudah ada," katanya.

Salah satu penghambat konsumen pribadi kata Bady, ialah masalah pembiayaan sebab pemenang lelang harus membayar tunai.

"Di lelang cuma mungkin kesulitannya yang paling besar ialah pembiayaannya, karena pembayarannya harus tunai, itu yang cukup memberatkan untuk user datang," katanya.

Baca juga: Mobil Bekas Rp 60 Jutaan di Balai Lelang, dari Xenia hingga Serena

Lelang mobil AuksiFoto: Istimewa Lelang mobil Auksi

"Makanya kami sendiri sedang menggodok bagaimana caranya biar lelang bisa melalui pembiayaan karena sampai sekarang belum ada balai lelang yang bisa melakukan pembiaaan kecuali pembiayaannya untuk showroom," katanya.

Bady mengatakan, pemenang biasanya hanya diberi waktu tiga hari untuk melunaskan unitnya.

"Pembayaran sebetulnya langsung, pelunasan biasanya kita kasih waktu itu tiga hari kerja untuk mereka melunasi," kata Bady.

"Pelunasannya itu langsung tunai, setelah dikurangi uang jaminan istilahnya deposit waktu buat daftar. Depositnya Rp 5 juta untuk mobil dan Rp 1 juta untuk motor," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.