4 Hal yang Wajib Diperiksa Saat Membeli Motor Bekas Tahun Tua

Kompas.com - 28/01/2021, 16:01 WIB
Deretan motor bekas yang dijual di diler mokas Sukses Motor, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (31/1/2018). Kompas.com/Alsadad RudiDeretan motor bekas yang dijual di diler mokas Sukses Motor, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (31/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor bekas dengan tahun tua jadi incaran banyak orang karena biasanya dibanderol sangat terjangkau. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membelinya.

Membeli motor bekas yang usianya sudah tua pastinya ada banyak catatannya. Setidaknya, ada empat hal yang penting untuk diperiksa, agar tidak menyesal kemudian.

Baca juga: Beli Motor Bekas, Jangan Berpatokan pada Kilometer

Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno mengatakan, ada beberapa hal-hal yang harus diperhatikan untuk membeli motor bekas tahun tua.

Ilustrasi motor sport 250 cc di diler motor bekasGridOto.com Ilustrasi motor sport 250 cc di diler motor bekas

1. Kondisi Rangka Motor
Pastikan kondisi rangka motor tidak mengalami karat atau bahkan keropos.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Lihat frame body atau rangka sudah berkarat atau tidak, seberapa keropos. Bagian paling bahaya itu di steering steel. Kalau sudah ingin keropos, lebih baik dihindari,” ujar Endro, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Perhatikan secara detail bagian rangka, apakah ada bekas dilas atau tidak. Untuk membedakan hasil las yang dilakukan pabrikan dengan yang dilakukan sendiri juga mudah.

"Ketika disentuh akan terasa kasar dan kurang rapi, bunyi pun lebih pipih biasanya,” kata Endro.

Kick starter pada skutikKompas.com/Donny Kick starter pada skutik

2. Kondisi Mesin
Minta kepada penjual untuk mencoba motor secara langsung atau diuji jalan. Tak perlu jauh, cukup beberapa meter saja untuk memastikan kondisi mesin dan performanya.

"Motor yang mesinnya bermasalah, biasanya ada bunyi tidak wajar. Cara lain juga bisa dengan menutup lubang knalpot," ujar Endro.

Baca juga: Jangan Mau Diajak Ketemuan di Pinggir Jalan Saat Beli Motor Bekas

3. Bagian Kelistrikan
“Bagian elektriknya juga tidak kalah penting. Pastikan semua hidup. Jangan terkecoh dengan speedometer motor dan harga yang murah,” kata Endro.

Buku BPKB dan STNKKOMPAS.com/SRI LESTARI Buku BPKB dan STNK

4. Kelengkapan Dokumen Kendaraan
Hal yang tak kalah penting untuk diperiksa adalah kelengkapan dokumen kendaraan atau surat-suratnya, seperti STNK dan BPKB. Cek juga apakah sudah cocok identitas motor (nomor rangka dan nomor mesin) dengan yang tertulis di kedua dokumen tersebut.

Bila kurang yakin, sebaiknya ajak rekan yang mengerti akan teknis sepeda motor atau bawa ke bengkel resmi pabrikan yang bersangkutan untuk dilakukan pengecekan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.