Jangan Dijarah! Bantu Korban Saat Melihat Kecelakaan

Kompas.com - 24/01/2021, 14:56 WIB
Truk muatan minuman isotonik mengalami kecelakaan tunggal di jalan tembus Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Jumat (22/1/2021). Tribun JatengTruk muatan minuman isotonik mengalami kecelakaan tunggal di jalan tembus Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Jumat (22/1/2021).
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan truk terguling di ruas jalan tembus Tawangmangu - Magetan, Jumat (22/1/2021) viral di media sosial (medsos).

Ramainya video ini bukan karena kecelakaan yang dialami oleh sopir truk bernomor polisi B 9650 KEU, Baskoro (51) tersebut.

Melainkan, karena banyaknya warga yang justru menjarah muatan truk berupa minuman isotonik yang tumpah di jalan.

Meskipun sebagian warga yang mengambil sudah berinisiatif untuk mengembalikan barang jarahannya, tetapi kejadian ini tentunya cukup memprihatinkan.

Baca juga: Bisa atau Tidak SIM Gantikan KTP Saat Bayar Pajak Kendaraan?

Mengingat, kecelakaan tersebut merupakan kejadian yang seharusnya mendapatkan pertolongan dan bukan justru dimanfaatkan.

Proses evakuasi truk tronton yang mengalami rem blong lalu menabrak rumah di Gekbrong.Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin Proses evakuasi truk tronton yang mengalami rem blong lalu menabrak rumah di Gekbrong.

Melihat kejadian ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, saat ada kecelakaan di jalan raya sebaiknya melakukan tindakan-tindakan penyelamatan.

Baik terhadap pengemudi maupun barang-barang yang ada dibawa oleh kendaraan tersebut agar tetap aman dan tidak mengganggu lalu lintas.

“Ya ini sangat memprihatinkan, sebagai masyarakat yang beradab jangan berpikir bahwa barang yang tercecer di jalan dianggap mubazir dan sah untuk dimiliki atau diambil,” kata Sony kepada Kompas.com, Minggu (24/1/2021).

Baca juga: Ini Alasan Kenapa KTP Jadi Syarat Wajib Saat Bayar Pajak Kendaraan

Sony mengatakan, tindakan yang benar yang perlu dilakukan ketika mengetahui ada kecelakaan di jalan adalah melakukan penyelamatan.

Proses evakuasi truk kontainer yang masuk ke halaman Puskesmas Mojosongo di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (25/7/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Proses evakuasi truk kontainer yang masuk ke halaman Puskesmas Mojosongo di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (25/7/2019).

“Tindakan benar yang harus dilakukan adalah tindakan penyelamatan terhadap pengemudi dan penumpangnya,” ucapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X