Kenapa Sesi Tes Pra-Musim Sangat Penting di MotoGP?

Kompas.com - 18/01/2021, 19:01 WIB
Marc Marquez saat sesi tes pra-musim di Valencia, Spanyol. (Photo by JOSE JORDAN / STR / AFP) JOSE JORDANMarc Marquez saat sesi tes pra-musim di Valencia, Spanyol. (Photo by JOSE JORDAN / STR / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum memulai balapan untuk suatu musim, MotoGP akan menggelar sesi tes pra-musim. Tak ada pabrikan yang dengan sengaja akan melewatkan sesi yang satu ini.

Mengapa tim begitu memperhatikan hanya empat sesi selama tiga bulan, meskipun kalender balap mencakup 19 seri di seluruh dunia selama delapan bulan?

Baca juga: Sesi Tes Pra-Musim MotoGP Hanya Digelar di Qatar

Dikutip dari Bikesrepublic.com, Senin (18/1/2021), tujuan utama dari tes pra-musim adalah untuk menemukan lebih banyak tentang mesin baru dan mendapatkan data yang sangat penting.

Alex Marquez saat sesi tes pra-musim. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)MOHD RASFAN Alex Marquez saat sesi tes pra-musim. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)

Istilah ini terlalu disederhanakan karena ada banyak sekali aturan yang perlu diuji oleh pebalap, tim, teknisi komponen, teknisi ban, dan lainnya.

Pebalap akan menghabiskan banyak lap di trek sambil mencoba mencari tahu bagaimana ban dan motor bekerja dan menemukan cara optimal untuk menghasilkan performa terbaik dalam satu lap atau satu balapan penuh.

Sementara itu, para teknisi tim, perlu mencari tahu pengaturan suspensi dan elektronik apa yang dapat membuka kunci dari performa motor dan potensi penuh komponennya.

Data tersebut akan berguna dalam balapan yang akan datang. Sebab, tim memiliki ide dasar tentang apa yang dilakukan motor tersebut.

Baca juga: Sirkuit Sepang Dipastikan Batal Gelar Sesi Tes Pra-Musim

Bukan hanya untuk motor balapnya saja, tapi juga untuk produsen helm dan pakaian balap, produsen knalpot, produsen komponen motor, dan lainnya, juga tertarik untuk memberikan umpan balik untuk meningkatkan produk mereka.

Seiring dengan standarisasi spesifikasi teknologi, GP Commission membatasi jumlah sesi tes pra-musim resmi untuk membatasi biaya yang dikeluarkan oleh tim pabrikan.

Selain itu, juga memberikan lebih sedikit waktu bagi motor untuk berkembang dalam satu musim.

Marc Marquez saat sesi tes pra-musim di Valencia, Spanyol. (Photo by JOSE JORDAN / STR / AFP)JOSE JORDAN Marc Marquez saat sesi tes pra-musim di Valencia, Spanyol. (Photo by JOSE JORDAN / STR / AFP)

Pada akhir sesi tes pra-musim keempat dan terakhir di Qatar, tim tanpa konsesi harus mengumumkan mesin yang akan mereka gunakan sepanjang musim. Saat mesin diproduksi, mereka akan dikemas dan disegel oleh GP Commission.

Dengan demikian, tim harus menggunakan mesin itu sepanjang tahun. Maka itu, performa tim akan kacau sepanjang tahun jika memilih mesin yang salah.

GP Commission membuat keputusan ini untuk terus memantau perkembangan dan memastikan bahwa tim dengan lebih banyak uang tidak dapat terus meningkatkan motornya saat musim berlangsung.

Dani Pedrosa akhirnya jalani sesi tes menggunakan motor KTM RC16.Speedweek.com Dani Pedrosa akhirnya jalani sesi tes menggunakan motor KTM RC16.

Kemajuan yang terlihat akhir-akhir ini datang dari tempat lain, seperti penyetelan suspensi, strategi elektronik, ban, kesesuaian motor dengan trek tertentu dan tentu saja, kemampuan pebalapnya.

Dengan begitu, tingkat kompetitif atau persaingan di MotoGP bisa tetap dijaga. Tidak terlalu ada yang menonjol karena yang satu terus berkembang, sedangkan yang lain kesulitan.

Tanpa aturan ini, pabrikan yang lebih besar akan tetap berada di depan, sementara tim yang lebih kecil atau pendatang baru akan terus berada di belakang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X