Mobil Ingin Lulus Uji Emisi, Jangan Cuek Soal Komponen Ini

Kompas.com - 15/01/2021, 10:02 WIB
Catalytic converter my-shoptalkCatalytic converter
Penulis Stanly Ravel
|

"Tak kalah penting adalah biarkan mesin dalam kondisi standar, tidak dimodifikasi dan gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan agar pembakaran di dalam ruang mesin bisa berlangsung lebih sempurna," kata dia.

Pembakaran yang sempurna akan meminimalkan angka CO, hal tersebut karena minimnya endapan karbon di ruang bakar dari sisa pembakaran yang bermasalah.

Bila semua item tersebut terjaga, maka akan tercipta efisiensi yang membuat mesin irit bensin serta terjaga performanya.

Secara terpisah, Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) juga menyampaikan hal senada. Bahkan menurut Bambang, mobil baru atau di bawah tiga tahun juga punya kemungkinan untuk tak lolos uji emisi.

Baca juga: Berapa Lama Hasil Uji Emisi Kendaraan Berlaku?

Seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta melakukan uji emisi kendaraan dinas saat peluncuran aplikasi e-Uji Emisi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/8/2019). Pemprov DKI Jakarta meluncurkan aplikasi e-Uji Emisi untuk mempermudah masyarakat melakukan uji emisi kendaraan.ANTARA FOTO/ADNAN NANDA Seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta melakukan uji emisi kendaraan dinas saat peluncuran aplikasi e-Uji Emisi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/8/2019). Pemprov DKI Jakarta meluncurkan aplikasi e-Uji Emisi untuk mempermudah masyarakat melakukan uji emisi kendaraan.

Kondisi tesebut bisa terjadi karena pemilik abai terhadap perawatan mobil. Paling utama mengenai jadwal servis berkala, karena dengan demikian, artinya kewajiban untuk mengganti dan membersihkan komponen juga menjadi terlambat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau tidak rutin, artinya oli mesin juga akan telat ganti dan berpotensi menimbulkan pembakaran yang tak sempurna belum lagi masalah lain. Lalu filter udara juga pasti akan lebih kotor dari yang rutin, jadi bukan hanya soal pemakaian bahan bakar yang bagus saja," ucap Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.