Naik Kelas ke MotoGP Mulai 2021, Simak Curhat Dua Pebalap Rookie Ini!

Kompas.com - 13/01/2021, 08:42 WIB
Avintia Ducati 2021 Foto: Motorsport-Total.comAvintia Ducati 2021

JEREZ, KOMPAS.com - Musim 2021 Enea Bastianini dan Luca Marini akan naik kelas ke MotoGP. Dua rival di Moto2 itu akan menjadi teman satu tim di satelit Avintia Ducati.

Meski demikian keduanya akan berbeda livery. Bastianini akan berbaju balap Avinita, sedangkan Marini memakai motor warna hitam-biru khas Sky VR46 Racing Team.

Bastianini, Juara Dunia Moto2 2020 mengatakan, di tahun pertama di MotoGP dia harus banyak belajar bahkan kalau perlu berguru ke pebalap lain.

Baca juga: Alasan Juara Dunia Moto2, Enea Bastianini Tak Ikut VR46 Rider Academy

Pebalap Italia dari Italtrans Racing Team, Enea Bastianini berlaga di Moto 2 Czech Grand Prix di sirkuit Masaryk di Brno pada 9 Agustus 2020.AFP/JOE KLAMAR Pebalap Italia dari Italtrans Racing Team, Enea Bastianini berlaga di Moto 2 Czech Grand Prix di sirkuit Masaryk di Brno pada 9 Agustus 2020.

"Saya akan belajar banyak dan harus belajar dari pebalap lain," kata Bastianini mengutip Motorsport-Total.com, Selasa (12/1/2021).

Pebalap Italia itu mengatakan, status Juara Dunia Moto2 merupakan bekal untuk naik kelas ke MotoGP. Tapi kata kuncinya ialah melakukan semuanya dengan tenang.

"2020 adalah tahun yang penting bagi saya. Saya cepat di setiap balapan, dan saya pikir itu pasti akan membantu saya," katanya.

Adapun Marini, adik Valentino Rossi mengatakan perlu adaptasi pindah dari Moto2 ke MotoGP. Tapi semoga tidak terlalu sulit karena motor Moto2 sekarang sudah mendekati MotoGP.

"Saya pikir MotoGP adalah dunia yang berbeda dibandingkan Moto2. Tapi masih ada banyak kesamaan. Moto2 telah berkembang, saat ini motornya jauh lebih mirip dengan MotoGP dalam hal bobot dan performa," katanya.

Baca juga: Rossi Finis Keempat dalam Ajang Balap Ketahanan Gulf 12 Hours

Luca Marini saat peluncuran livery SKY Racing Team VR46 untuk MotoGP 2021Instagram @skyracingteamvr46 Luca Marini saat peluncuran livery SKY Racing Team VR46 untuk MotoGP 2021

Marini mengatakan hal yang mesti diperhatikan ialah masalah managemen ban.

"Bannya juga istimewa. Memahaminya dengan benar lebih sulit Moto2. Itu bisa membantu kami di masa depan," katanya.

Senada dengan Bastianini, Marini mengatakan dia akan banyak belajar dari pebalap lain. Terutama pebalap senior termasuk kakaknya sendiri.

“Saya berharap bisa belajar dari pembalap berpengalaman,” kata Marini.

"Sabar dan tenang, terutama di awal, karena MotoGP tidak pernah mudah. Beberapa bulan pertama pasti akan sulit. Tapi saya akan persiapkan diri saya sebaik mungkin pada musim dingin ini," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X