Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/01/2021, 16:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian pemilik Yamaha Nmax kurang puas dengan tenaga standarnya dan menginginkan performa yang lebih baik. Tak sedikit akhirnya yang memutuskan untuk melakukan bore up.

Bore up sendiri adalah proses peningkatan performa mesin dengan cara meningkatkan diameter piston. Namun, proses pengerjaannya terkadang bisa memakan waktu dan harus turun mesin.

Baca juga: Harga Yamaha Nmax dan Skutik Bongsor Lain Januari 2021

Rio Tan, Racing Manager and Support PT Enwan Multi Partindo, mengatakan, ada cara yang lebih mudah menaikkan tenaga Nmax tanpa harus repot-repot turun mesin untuk bore up.

Dongkrak performa mesin Yamaha Nmax tanpa bore upDok. N1 Dongkrak performa mesin Yamaha Nmax tanpa bore up

“Untuk menaikkan horsepower pada motor Yamaha Nmax, knalpot standarnya harus diganti dengan knalpot aftermarket. Sebab, knalpot ini lebih bisa menyempurnakan gas buang,” ujar Rio.

Rio menambahkan, pemilik Nmax bisa menggunakan Proliner model Neo SR yang dibanderol Rp 700.000. Menurut Rio, bisa dikatakan spesifikasi knalpot ini sudah masuk kategori racing.

"Selain harus mengganti knalpot standar. Untuk komponen CVT, yang berfungsi sebagai sistem transmisi otomatis penggerak roda belakang. Ada beberapa bagian yang juga harus diganti," kata Rio.

Baca juga: Fitur Y-Connect Bisa Dipasang ke Nmax 155 Standar, Harga Rp 7 Jutaan

Rio menjelaskan, komponen yang wajib diganti adalah pulley sekaligus roller-nya. Rio merekomendasikan keluaran Uma Racing, karena kualitasnya yang sudah dibuktikan oleh tim-tim balap Tanah Air.

Untuk beratnya, tersedia 10-12 gram dan dibanderol Rp Rp 600.000, sudah termasuk pulley.

"Ada tiga komponen utama yang memegang peran penting dalam CVT. Komponen yang pertama adalah pulley depan atau Drive Pulley (primer), kemudian pulley belakang atau Driven Pulley (sekunder), dan yang terakhir adalah V-belt yang berperan menghubungkan keduanya," ujar Rio.

Secara singkat, Rio menjelaskan, kinerja pulley depan dihubungkan kruk-as mesin, dan bertugas menampung tenaga dari mesin dan memindahkannya ke pulley belakang yang dihubungkan ke as roda.

Fungsi V-belt tak ubahnya rantai di motor manual yang tugasnya meneruskan putaran mesin ke roda belakang.

"Bila diperhatikan secara fungsionalnya, begitu pentingnya pulley dan roller sebagai pengantar gerak putar roda belakang. Tentunya, setelah dihubungkan dengan V-Belt," kata Rio.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.