Filipina Terapkan Proteksionisme, Bagaimana Ekspor Mobil Indonesia?

Kompas.com - 08/01/2021, 07:02 WIB

“Kita semua berharap, karena ini urusan G2G (government to government), urusan pemerintah bukan urusan swasta lagi,” ucap Bob, kepada Kompas.com (7/1/2021).

Kebijakan proteksionisme memang jadi tantangan perdagangan internasional, terutama pada masa pandemi seperti sekarang.

Baca juga: Pemutihan Bukan Berarti Tak Bayar Pajak Kendaraan

Menurut Bob, Indonesia sebisa mungkin harus menghindari kebijakan proteksionisme, karena yang bakal dirugikan adalah ekonomi kawasan.

“Kita yang harus mengajak untuk membuka pasarnya, karena Indonesia negara yang cukup dihormati di ASEAN. Kami harap pemerintah segera menangani, biasanya ini aksi balasan,” ujar Bob.

“Supaya ASEAN ini bisa dipelihara sebagai wilayah perdagangan bebas, jangan sampai ada proteksi dari negara-negara tetangga,” ucap Bob.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.