Ini Waktu yang Tepat Menyalakan Lampu Sein

Kompas.com - 07/01/2021, 18:02 WIB
Menggunakan lampu sein ada etika dan aturannya. KOMPAS.com/RulyMenggunakan lampu sein ada etika dan aturannya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyalakan lampu sein menjadi hal wajib yang dilakukan oleh setiap pengendara kendaraan bermotor ketika hendak berbelok atau berganti jalur.

Hal ini bertujuan untuk memberitahu kepada pengendara lain agar lebih berhati-hati. Melalui lampu isyarat tersebut, pengguna jalan lain bisa melakukan antisipasi sehingga mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kendati demikian, tak sedikit pengendara yang masih asal-asalan saat menyalakan lampu sein. Bahkan tak sedikit yang baru mengaktifkannya saat belokan sudah terlalu dekat.

Baca juga: Begini Razia Knalpot di Thailand, Pakai Alat Pengukur Kebisingan Suara

Menggunakan lampu sein atau isyarat di jalan ada etika dan aturannya.KOMPAS.com/Ruly Menggunakan lampu sein atau isyarat di jalan ada etika dan aturannya.

Agus Sani, Head of Safety Riding Wahana, Main Dealer motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang, mengatakan, nyalakan sein butuh perhitungan jangan terlalu jauh atau dekat belokan.

"Sein berfungsi sebagai isyarat atau tanda kita ingin berbelok, sebaiknya jarak 30 meter sebelum belok kita sudah menyalakan lampu sein, agar tidak terlalu jauh dan tidak juga terlalu dekat," katanya kepada Kompas.com, belum lama ini.

Hal serupa juga dinyatakan Safety Riding Supervisor Astra Motor Jateng Oke Desiyanto yang mengatakan, memberikan isyarat saat hendak berganti arah perlu dilakukan minimal 30 meter sebelum kendaraan berbelok.

Baca juga: Pemutihan Bukan Berarti Tak Bayar Pajak Kendaraan

lampu sein motorKompas.com/Fathan Radityasani lampu sein motor

“Teknik memberi isyarat lampu adalah 3 detik sebelum berubah atau berpindah lajur, bergerak ke samping dan 30 meter sebelum berbelok harus menyalakan sein," katanya.

Agus menambahkan, perkiraan waktu dan jarak untuk menyalakan sein sebelum belok cukup penting agar pengendara lain punya antisipasi yang baik.

"Sehingga pengendara di belakang kita dapat mengantisipasi situasi di depan, namun sebelum belok pastikan juga kita sudah mengurangi kecepatan jadi tidak mendadak belok," kata Agus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X