Ketahui Fungsi Kondensor AC yang Ada di Mobil dan Cara Merawatnya

Kompas.com - 04/01/2021, 20:21 WIB
Kondensor mobil Otomotrip.comKondensor mobil

JAKARTA, KOMPAS.comAir conditioner (AC) merupakan komponen penting yang ada pada mobil. Secara umum, fungsinya membuat kabin mobil menjadi lebih adem ketika cuaca di luar sedang panas.

AC sendiri merupakan sebuah sistem yang terdiri dari berbagai komponen, salah satunya kondensor. Pada bahasan Otopedia kali ini, KompasOtomotif akan membahas fungsi, cara kerja, usia pakai dan cara merawat kondensor.

Service Advisor Rotary Bintaro Cabang Kuningan Oktama Kurniawan menjelaskan, kondensor adalah sebuah alat dalam sistem AC mobil yang digunakan untuk mengondensasikan atau mengubah gas (freon) tekanan tinggi menjadi cairan.

Baca juga: Video Viral Razia Knalpot Bising, Langsung Dirusak di Tempat

cara kerja Freon AC MobilRotarybintaro.co.id cara kerja Freon AC Mobil

“Cairan ini kemudian akan dialirkan ke reciever dryer dan dilanjutkan ke expansion valve,” ucap Tama kepada Kompas.com, Senin (4/1/2021).

Untuk cara kerjanya, gas (freon) bertekanan tinggi yang panas tadi akan masuk ke jalur-jalur kondensor yang berliku-liku dan bersirip. Lalu untuk melepaskan panasnya, dibantu dengan kipas atau motor fan dan udara saat mobil sedang berjalan.

Untuk modelnya, kondensor terus berkembang seiring zaman. Business Development Rotary Bintaro Kelvin Ong mengatakan, untuk mobil lama, kondensornya masih menggunakan bahan tembaga dan modelnya pipa.

Baca juga: Ini Penyebab Nissan Mengalami Kerugian Besar


“Lalu kondensor menjadi berbahan aluminium dan lubang jalurnya sedikit dan besar. Untuk mobil dari tahun 2000 ke atas, sudah full aluminium dan jalur freonnya sangat kecil,” kata Kelvin kepada Kompas.com.

Untuk usia pakainya, sebenarnya tergantung dari bahan dan merek mobilnya. Untuk mobil tertentu bisa sampai tiga tahun, bahkan ada yang lebih cepat lagi usia pakainya. Untuk merawat kondensor, bisa dilakukan sendiri dan ada saatnya harus dibawa ke bengkel.

“Rutin dibersihkan terutama saat mobil dicuci dan ada teknik semprotnya supaya siripnya tidak rusak. Selain itu tetap dibersihkan ke bengkel setiap enam sampai 12 bulan,” ucap Kelvin.

Kalau dibersihkan sendiri, cukup disemprot dengan air bersih. Sedangkan kalau di bengkel, dari luar disemprot dengan cairan khusus dan di dalamnya pakai flushing machine agar kerak dan kotorannya hilang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X