Material Ringan tapi Kuat yang Digunakan Motor Balap MotoGP

Kompas.com - 01/01/2021, 14:01 WIB

Ini memiliki kepadatan 4,5 g / cm3, yang menjadikannya logam terberat dari yang paling ringan. Ketahanannya yang tinggi menjadikannya kandidat ideal untuk industri dirgantara, industri medis, dan industri militer, karena kekuatannya mampu melebihi baja.

Titanium sangat tahan terhadap korosi dan keausan, dan memiliki titik leleh yang tinggi, yakni 1.668 derajat Celcius, serta memiliki konduktivitas listrik dan termal yang cukup rendah.

Suku cadang titanium sangat mahal karena sulitnya mendapatkan dan memprosesnya. Kondisi yang sangat tepat diperlukan dalam paduan titanium tertentu saat bekerja, mengelas, atau mencetak elemen ini untuk menghindari kerusakan atau kontaminasi.

Beberapa paduan titanium menampilkan kekuatan tarik yang luar biasa, itulah mengapa logam ini merupakan elemen yang ideal untuk digunakan pada suku cadang otomotif yang kompetitif.

Namun, regulasi MotoGP melarang penggunaannya di bagian tertentu, seperti rangka, swingarm, as, dan setang, serta beberapa bagian sokbreker.

Akan tetapi, banyak komponen yang cukup beruntung dapat memperoleh manfaat dari paduan titanium, misalnya, sekrup dan pengencang dari salah satu bagian yang disebutkan di atas. Ini juga berlaku untuk beberapa komponen di sistem pengereman, pipa knalpot, dan bagian mesin internal, seperti katup.

Baca juga: KTM Pede Targetkan Juara Dunia MotoGP 2021

3. Aluminium

Aluminium merupakan bahan yang umum digunakan pada barang-barang yang dapat ditemukan setiap hari. Sifat utamanya adalah ketahanannya terhadap korosi, dan konduktivitas panas dan listriknya yang tinggi.

Daktilitas dan bobotnya yang rendah menjadikannya pengganti yang ideal untuk baja di area tertentu di mana kepadatannya yang rendah mengimbangi penurunan resistansinya. Untuk alasan tersebut, aluminium banyak digunakan di industri dirgantara, aeronautika, kendaraan, dan pertahanan.

Aluminium banyak digunakan untuk bagian sasis, sokbreker depan, dan swingarm. Meskipun, mungkin juga diperkuat dengan carbon fiber. Karakteristik logam yang ringan dan fleksibel ini membuatnya ideal untuk bagian dasar struktur ini, karena sasis MotoGP harus menjaga keseimbangan antara kekakuan dan fleksibilitas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.