Kompas.com - 01/01/2021, 11:01 WIB

"Setiap orang memiliki driving attitude yang berbeda, ada yang halus dan ada yang kasar. Mobil yang sudah memakai air suspension bebas saja mau dibawa secara halus atau kasar," ujar Riefky.

Menurut Riefky, dampaknya nanti pada ketahanan atau durabilitas dari air suspension tersebut. Tentunya, jika bawa mobil dengan kasar, maka usia air suspension juga tidak akan bertahan lama.

"Kalau bawa mobilnya kasar, jangankan air suspension, bagian kaki-kaki lainnya juga pasti akan lebih cepat rusak dibanding dengan orang yang cara berkendaranya wajar dan pintar merawat barang," kata Riefky.

Riefky mengatakan, jika cara berkendaranya halus, asalkan air suspension dipasang dengan benar dan oleh orang yang ahli, maka tidak akan ada masalah yang berarti pada air suspension.

Untuk cara perawatannya sendiri, pengguna air suspension wajib memerhatikan bagian selang, kompresor, klep, naple, tabung udara, dan jalur kelistrikannya.

Pelek besar ditambah air suspensionStanly/KompasOtomotif Pelek besar ditambah air suspension

“Untuk perawatannya cukup mudah asal persyaratan dalam pemasangan dipenuhi seperti kondisi kaki-kaki dan kondisi elektrikal mobil yang baik,” ujar Riefky.

Menurut Riefky, merawat air suspension tak jauh berbeda seperti merawat ban. Sebab, material yang digunakan sama-sama dari karet. Paling penting adalah balon udaranya tidak boleh bergesekan pada saat pemasangan.

“Biasanya yang sering menjadi kendala pada pemasangan, ruang sepatbor yang sempit tidak diperhatikan. Sehingga balon udara mentok ke pelek atau benda lain yang mengakibatkan kebocoran,” kata Riefky.

Selain itu, balon udara juga perlu disemir pakai semir ban supaya tetap lentur. Saat parkir dalam waktu lama, penting juga untuk membuang angin di dalamnya dengan posisi balon terendah. Sehingga, kondisi balon udara bisa lebih awet dan tahan lama.

Riefky menambahkan, jika pemakaiannya baik, umur air suspension juga bisa lebih awet dan tahan lama. Bisa bertahan hingga lima atau enam tahun, bahkan lebih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.