Puncak Arus Lalu Lintas di Tahun Baru, Hindari Berpergian Besok

Kompas.com - 30/12/2020, 17:21 WIB
Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIPetugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau agar pemudik atau pengendara untuk hindari berpergian pada Kamis (31/12/2020) besok yang disinyalir menjadi puncak arus lalu lintas pergantian tahun.

Bila memungkinkan, para pemudik yang hendak kembali ke Jabodetabek melaksanakan pemberangkatan sesegera mungkin. Sehingga, perjalanan jadi aman dan nyaman.

"Sejauh ini berdasarkan prediksi maka puncak lalu lintas terjadi pada Kamis (31/12/2020) dan arus balik terjadi di akhir pekan atau Minggu (3/1/2021)," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Selasa (29/12/2020).

Baca juga: Layanan Perpanjangan SIM Tutup di Tahun Baru

Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

"Kami mengimbau kepada para pemudik untuk mengatur jadwal perjalanan agar terhindar dari penumpukan arus lalu lintas," lanjutnya.

Menurut data Kemenhub, pada periode libur Natal 2020 yang jatuh pada 22-27 Desember 2020 lalu terdapat 638.489 kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek. Namun, hanya 60 persen di antaranya yang baru kembali.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Gerbang Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi, terdapat 254.861 kendaraan yang belum kembali dan 383.628 kendaraan yang kembali ke Jabodetabek.

Baca juga: Pilihan Mobil Murah Bekas Akhir Tahun, Brio Satya dan Calya Rp 90 Jutaan

Lebih lanjut, tercatat pula pergerakan mudik terbanyak pada periode 22-27 Desember terjadi di hari Kamis (24/12/2020) dengan total 176.365 kendaraan meninggalkan Jakarta, dengan jumlah terbanyak yaitu di Cikampek Utama arah timur sejumlah 55.188 kendaraan.

"Pulanglah lebih awal, jamnya juga harus diatur sehingga terhindar dari kemacetan dan tidak mengantuk," papar Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X