Aktivitas Digital Jadi Kunci Penjualan Toyota Selama Pandemi

Kompas.com - 17/12/2020, 09:22 WIB
Suasana booth Toyota di GIIAS 2017 Makassar. GIIASSuasana booth Toyota di GIIAS 2017 Makassar.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun ini memaksa sejumlah merek otomotif untuk lebih kreatif. Demi meningkatkan angka penjualan, masing-masing pabrikan harus lebih gencar melakukan aktivitas dan program marketing andalannya.

Absennya ajang otomotif nasional turut membuat beberapa agen pemegang merek (APM) menggelar pameran virtual sendiri-sendiri. Seperti PT Toyota Astra Motor ( TAM) yang menggelar Toyota Virtual Expo.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran TAM, mengatakan, aktivitas digital ini sukses menarik konsumen untuk membuat Surat Penjualan Kendaraan (SPK).

Baca juga: Meminimalisasi Risiko Pecah Ban di Jalan Tol, Perhatikan Tabel Ini

Auto2000 Glodok PlazaKOMPAS.com/Ruly Auto2000 Glodok Plaza

“Sepanjang tahun 2020 kami telah melakukan enam kali pameran virtual,” ujar Anton, dalam konferensi virtual (16/12/2020).

“Dari enam kali pameran virtual kami sukses mendatangkan sekitar 300.000 pengunjung dengan total SPK mencapai 3.759 unit,” kata Anton.

Puncaknya, pada gelaran virtual yang dihelat Desember ini, Toyota Virtual Expo mencatat 20.000 pengunjung dan kurang lebih 900 SPK.

Baca juga: Hyundai Buka Pesanan Palisade di Indonesia, Harga Mulai Rp 777 Juta

Toyota Calya 2019Stanly Ravel/Kompas.com Toyota Calya 2019

Seperti diketahui, kondisi pandemi yang terjadi di Tanah Air telah membuat Toyota lebih aktif dalam aktivitas digital.

Bahkan saat ini tersedia aplikasi Chatbot yang berfungsi untuk mencari informasi spesifikasi, promo, booking test drive hingga pemesanan mobil.

Menurut Anton, aplikasi Chatbot sudah diunduh lebih dari 80.000 orang. Aplikasi ini diklaim tak hanya berguna bagi calon konsumen, tapi juga pemilik kendaran Toyota.

Baca juga: Tahun Depan, Isuzu Bawa MU-X dan D-Max Baru ke Indonesia

Ilustrasi servis mobil di dealer Auto2000Auto2000 Ilustrasi servis mobil di dealer Auto2000

Sebab dari aplikasi tersebut, konsumen bisa mendapat layanan hingga panduan lengkap tentang kendaraan.

“Situasi new normal juga ternyata berdampak positif di dunia digital. Prospek digital sebelumnya hanya sekitar 15 persen. Namun saat ini di atas 30 persen sampai 35 persen,” ucap Anton.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X