Fasilitas Tes Kendaraan Indonesia Malah Bikin Harga Mobil Lebih Mahal

Kompas.com - 12/12/2020, 07:22 WIB
Uji Tabrak Honda CR-V ASEAN NCAP dok.HPMUji Tabrak Honda CR-V ASEAN NCAP
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam hitungan bulan, Indonesia memiliki Proving Ground uji kelaikan kendaraan yang diklaim sebagai fasilitas terlengkap dan terbesar di ASEAN.

Fasilitas uji yang berdiri di Bekasi tersebut, akan digunakan untuk melakukan pengetesan semua jenis kendaraan baru hasil produksi dalam negeri sebelum nantinya diproduksi massal.

Namun, dibalik keberadaan Proving Ground yang rencananya akan beroperasi pada 2024 mendatang, timbul pertanyaan menarik yang dilontarkan oleh Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Agus Taufik Mulyono.

Taufik menanyakan apakah dengan keberadaan Proving Ground tersebut nantinya akan membuat harga mobil menjadi lebih mahal, mengingat biaya pengujian kendaraan pun memang tidak murah.

Baca juga: Honda Klaim City Hatchback Cocok di Indonesia, Sinyal Gantikan Jazz?

Kompas.com menjajal SUV terbaru Mitsubishi Eclipse Cross di Okazaki, Jepang.MMC Kompas.com menjajal SUV terbaru Mitsubishi Eclipse Cross di Okazaki, Jepang.

"Sebagaian besar masyarakat tidak mengerti atau belum mempertimbangkan aspek keselamatan, yang penting harga murah, tampilan menarik, dan BBM-nya murah, lalu apakah nanti dampak implementasi Proving Ground akan berpengaruh pada peningkatan biaya jual kendaraan," ucap Taufik dalam webinar yang dihelat JakartaPost, Kamis (10/12/2020).

"Hal ini kan bisa saja terjadi, contohnya seperti dengan adanya jaminan tingkat keselamatan yang lebih tinggi dan telah diuji dengan sedemikian rupa membuat timbulnya peningkatan biaya jual kendaraan," kata dia.

Namun demikian, bila melihat dari sisi praktisi, Taufik menilai adanya kenaikan harga kendaraan lantaran jaminan keselamatan yang baik, hal tersebut justru sangat bagus karena bisa membuat kepadatan lalu lintas lebih terkontrol.

Tampilan Toyota Fortuner faceliftTAM Tampilan Toyota Fortuner facelift

Baca juga: Indonesia Punya Proving Ground, Bagaimana Tes Tabrak Mobil Murah?

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier mengatakan, bila sedari awal sudah ditekankan masalah biaya pengujian nanti sebisa mungkin jangan ada peningkatan.

"Proving Ground ini secara tak langsung bisa menghemat devisa karena tidak perlu melakukan pengujian lagi di luar, jadi harapannya keseimbangan dari itu nanti saat volume meningkat harganya bisa turun. Jadi hukum ekonomi saja," ujar Taufiek.

Proving Ground Uji Kendaraan di BekasiKemenhub Proving Ground Uji Kendaraan di Bekasi

Taufiek menyampaikan bila nantinya pemerintah memiliki beberapa program kendaraan yang sifatnya berpihak pada masyarakat. Antara lain seperti low cost green car (LCGC) dan low emission carbon vehicle.

"Dengan ekosistem IKM kita yang cukup banyak, bila bahan baku atau komponen diproduksi di dalam negeri, ini kan membuat ongkos bisa turun sehingga total produksi meningkat dan kualitasnya diuji di Proving Ground. Jadi itu yang penting," ujar Taufiek.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X