Merayakan 10 Tahun Kompetisi Shell Eco-Marathon

Kompas.com - 10/12/2020, 17:38 WIB
Cars are lined up on the grid before the Drivers World Championship 2018 Grand Final on day four of Make the Future Live 2018 at the Queen Elizabeth Olympic Park on Friday, July 6, 2018, in London. (Caitlin Mogridge/Shell) Caitlin MogridgeCars are lined up on the grid before the Drivers World Championship 2018 Grand Final on day four of Make the Future Live 2018 at the Queen Elizabeth Olympic Park on Friday, July 6, 2018, in London. (Caitlin Mogridge/Shell)
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyelenggaraan ajang Shell Eco-Marathon (SEM) saat ini telah memasuki usia ke 10 tahun. Partisipasi mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia sebelumnya telah dilakukan sejak 2010.

Dian Andyasuri, President Director & Country Chair Shell Indonesia, mengatakan, kompetisi SEM menjadi ajang para generasi muda untuk bereksperimen secara cerdas dan kreatif dalam mencari solusi atas tantangan efisiensi bahan bakar saat ini dan di masa depan.

“Dalam perjalanan 10 tahun partisipasi Indonesia di SEM, kita patut bangga dengan peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat yaitu sebanyak lebih dari 200 persen dan jumlah partisipasi kampus yang hanya empat di tahun 2010 menjadi lebih dari 25 institusi pendidikan pada 2020,” ucap Dian, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com (10/12/2020).

Baca juga: Harga LCGC Bekas di Desember 2020, Brio Rp 80 Jutaan, Calya-Sigra Rp 90 Jutaan

Ilustrasi kompetisi Shell Eco MarathonShell Ilustrasi kompetisi Shell Eco Marathon

“SEM juga telah menjadi wadah bagi mahasiswa lintas ilmu seperti teknik, bisnis, manajemen dan bidang studi lainnya untuk bisa berkolaborasi mewujudkan inovasi,” katanya.

Partisipasi mahasiswa dari berbagai universitas di penjuru Indonesia telah menghadirkan sederet kendaraan hemat energi hasil inovasi mereka yang mengedepankan efisiensi energi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berawal dari 9 team yang berpartisipasi dalam kategori internal combustion (mesin pembakaran dalam dengan bahan bakar bensin, diesel, ethanol dan gas alam terkompresi).

Baca juga: Harga MPV Bekas di Akhir Tahun, Kijang Kapsul Rp 50 Jutaan, Honda Stream Rp 70 Jutaan

Led by the winning team of Team SEMAR URBAN UGM INDONESIA, #507, from Universitas Gadjah Mada, Indonesia, competing under the UrbanConcept - Gasoline category, the top 3 cars from the Drivers World Championship line up on the final day of Shell Make The Future Singapore at the Changi Exhibition Centre, Sunday, March 11, 2018 in Singapore. (Edwin Koo/AP Images for Shell)Edwin Koo Led by the winning team of Team SEMAR URBAN UGM INDONESIA, #507, from Universitas Gadjah Mada, Indonesia, competing under the UrbanConcept - Gasoline category, the top 3 cars from the Drivers World Championship line up on the final day of Shell Make The Future Singapore at the Changi Exhibition Centre, Sunday, March 11, 2018 in Singapore. (Edwin Koo/AP Images for Shell)

Pada tahun 2020 ini bertumbuh menjadi 16 team untuk kategori internal combustion dan 15 team dengan kategori mobil listrik dan hydrogen fuel cell.

Indonesia juga berhasil memukau khalayak dunia di ajang Drivers’ World Championship (DWC) sebagai perwakilan regional Asia.

Peluncuran Buku

Merayakan semangat dan prestasi para inovator muda Indonesia tersebut, Shell Indonesia meluncurkan buku bertajuk “Shell Eco-Marathon Stories: A Quest of Contribution on Developing Indonesia Innovative Talents”.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X