Kemenhub Sosialisasikan Konversi Motor Listrik Berbasis Baterai

Kompas.com - 09/12/2020, 11:55 WIB
Wagub Sumbar Nasrul Abit melepas peserta kampanye motor listrik di acara CFD Jalan Khatib Sulaiman, Minggu (24/11/2019) KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAWagub Sumbar Nasrul Abit melepas peserta kampanye motor listrik di acara CFD Jalan Khatib Sulaiman, Minggu (24/11/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Tren penggunaan kendaraan ramah lingkungan terus digalakkan pemerintah untuk menekan emisi gas buang. Salah satunya seperti yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan mensosialisasikan konversi motor listrik berbasis baterai.

Melalui Peraturan Menhub (Permenhub) No. 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai, Kemenhub berupaya mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan di tengah-tengah masyarakat.

Dewanto Purnacandra, Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Sarana Transportasi Jalan Kemenhub, mengatakan, upaya ini sekaligus menjadi cara untuk menekan emisi kendaraan bermotor yang semakin tinggi di sejumlah kota besar.

Baca juga: Diskon Pajero Sport Tembus Rp 40 Juta, Fortuner Rp 35 Juta

Grab luncurkan 30 motor listrik dan 7 SPBKLU di Bali                  Grab Indonesia Grab luncurkan 30 motor listrik dan 7 SPBKLU di Bali

“Tren dunia sekarang sudah mengarah ke hemat energi. Dan kendaraan pun sudah beralih ke hemat energi dan yang tidak menghasilkan polusi," kata Dewanto, dalam keterangan resminya (9/12/2020).

Menurut Dewanto, momentum ini dapat menjadi kesempatan Indonesia untuk mengambil alih industri otomotif.

Paling tidak bisa bersaing dengan negara maju yang sudah lebih dulu memiliki teknologi kendaraan bermotor dengan penggerak motor bakar, lewat kendaraan listrik berbasis baterai.

Baca juga: Sambut Akhir Tahun, Diskon CR-V Tembus Rp 25 Juta, Wuling Almaz Rp 30 Juta

Indonesia Custom E-Moto Expo & Championship (ICEC), kompetisi motor listrik custom pertama di IndonesiaIstimewa Indonesia Custom E-Moto Expo & Championship (ICEC), kompetisi motor listrik custom pertama di Indonesia

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Maka perlu dilakukan konversi sepeda motor dengan penggerak motor bakar menjadi sepeda motor listrik berbasis baterai.

Ia menambahkan, program ini dilakukan untuk mendukung beberapa hal. Pertama, untuk peningkatan efisiensi energi, ketahanan energi, dan konservasi energi sektor transportasi.

Baca juga: Diskon MPV Murah Akhir Tahun Tembus Puluhan Juta Rupiah

Vrent, penyewaan sepeda motor listrik ViarIstimewa Vrent, penyewaan sepeda motor listrik Viar

Sekaligus melaksanakan terwujudnya energi bersih, kualitas udara bersih dan ramah lingkungan, serta komitmen Indonesia menurunkan emisi gas rumah kaca.

Kedua, memberikan arah, landasan, dan kepastian hukum dalam pelaksanaan percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan.

Dan ketiga, mendorong penguasaan teknologi industri dan rancang bangun kendaraan serta menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor kendaraan bermotor.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X