Jajal Yamaha Gear 125, Libas Perkotaan Sampai Naik Bukit

Kompas.com - 04/12/2020, 12:01 WIB
Test ride Yamaha Gear 125 IstimewaTest ride Yamaha Gear 125

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah resmi diluncurkan beberapa waktu lalu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengajak rekan media untuk mencoba performa Gear 125.

Skuter matik ( skutik) terbaru Yamaha ini akan dites dengan mengawali perjalanan dari Yamaha Flagship Store, Cempaka Putih, menuju KM Zero Resort Sentul, Bogor.

Test rider Kompas.com kali ini kebagian untuk menguji Gear 125 tipe Standard, tanpa fitur Stop & Start System (SSS).

Baca juga: Yamaha Luncurkan Gear 125, Skutik Lain Tak Ada yang Disuntik Mati

Untuk rute yang dilewati, akan melalui Jalan Jenderal Ahmad Yani (Bypass), lanjut ke Jalan Raya Bogor. Belok kanan ke arah Sirkuit Sentul, lalu menuju Babakan Madang.

Test ride Yamaha Gear 125Istimewa Test ride Yamaha Gear 125

Medan yang dilalui cukup beragam, situasi perkotaan dapat dirasakan saat masih berkendara di Jakarta. Setelah masuk Babakan Madang, mulai dapat dirasakan permukaan jalan yang tidak rata atau rusak.

Saat perjalanan menuju lokasi, disertai dengan hujan di sepanjang jalan. Makin komplet, test ride kali ini jadi bisa merasakan bagaimana performa Gear 125 dalam kondisi hujan.

Dari posisi berkendaranya cukup nyaman, karena dimensinya tidak jauh berbeda dengan skutik 125 cc Yamaha lainnya, selain Lexi.

Baca juga: Yamaha Menolak Gear 125 Sebagai Skutik Murah

Kelebihannya ada di bagian jok. Kulit joknya memiliki permukaan yang kesat. Sehingga, saat posisi badan saat mengerem tidak maju ke depan karena licin.

Tentunya ini akan sangat menguntungkan saat berboncengan. Orang yang dibonceng tidak maju ke depan dan mendorong pengendara saat tuas rem depan ditarik.

Beralih ke performanya, tenaga yang dihasilkan mesin Blucore 125 cc sangat cukup apabila penggunaannya hanya untuk di perkotaan. Namun, saat Gear 125 dibawa naik ke bukit di daerah Sentul, skutik ini bisa terus menanjak tanpa ada masalah.

Test ride Yamaha Gear 125Istimewa Test ride Yamaha Gear 125

Tarikan gasnya responsif, akselerasinya juga cukup baik. Remnya juga pakem dan dapat mengurangi laju motor dengan sempurna.

Saat melaju di jalan hujan, ukuran bannya yang lebar memberikan kepercayaan diri saat bermanuver. Cengkraman ban yang dihasilkan juga cukup baik.

Ketika masih di perkotaan, dimensinya yang tidak sebesar Lexi atau keluarga Maxi lainnya, membuat Gear 125 andal dipakai bermanuver saat harus membelah kemacetan.

Terkait suspensinya, test rider Kompas.com dengan tinggi 155 cm dan bobot 57 kg, merasa sokbreker depan dan sokbreker belakang sedikit keras. Tapi, belum tahu bagaimana saat berboncengan nanti.

Baca juga: Desain Pelek Gear 125 Disebut Konservatif, Ini Kata Yamaha

Sayangnya, dalam test ride kali ini tidak memungkinkan untuk sekalian menguji konsumsi bahan bakar. Ditambah lagi, rute yang dilalui tidak mencerminkan kondisi perkotaan sebenarnya.

Yamaha menggembar-gemborkan Gear 125 mampu mengangkut banyak barang bawaan. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya dua hook yang ada di bagian tengah. Selain itu, kapasitas rak depannya juga cukup besar, mampu menampung botol air mineral ukuran sedang.

Menurut Kompas.com, kapasitas bagasi yang ada di bawah jok masih kurang luas. Jika bisa dimaksimalkan, tentu akan lebih baik lagi.

Fitur unggulan lainnya adalah electric power socket. Dengan adanya fitur ini, test rider Kompas.com bisa mengecas baterai ponsel selama di perjalanan.

Gear 125 ditawarkan dengan dua tipe, yakni Standard dan S-Version. Tipe Standard dibanderol Rp 16.750.000 (OTR Jakarta) dan tipe S-Version harganya Rp 17.350.000 (OTR Jakarta).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X