Catat, Pembonceng Motor Lebih Berisiko Ketika Kecelakaan

Kompas.com - 28/11/2020, 08:12 WIB
Kesalahaan pengemudi motor yang bonceng anak KOMPAS.com/Aprida Mega NandaKesalahaan pengemudi motor yang bonceng anak
Penulis Ari Purnomo
|

Selama membonceng, sebaiknya tetap mengatur posisi yang aman untuk menghindari cedera fatal ketika terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Kalau dalam kota sebenarnya duduk berjarak dengan rider 5 - 10 sentimeter, posisi tangan di paha sendiri dan paha menjepit rider. Saat kecepatan relatif tinggi berpegangan ke pengemudi untuk antisipasi emergency,” katanya.

Koordinator Jarak Aman Edo Rusyanto mengatakan, jika pembonceng mengalami risiko terpental ketika terjadi kecelakaan.

Baca juga: Blokir STNK yang Mati 2 Tahun Segera Diberlakukan

Kondisi inilah yang menjadikan orang yang membonceng mengalami luka yang lebih parah dibandingkan pengemudi.

“Pembonceng lebih riskan terlempar, karena mereka tidak seperti si pengemudi yang berpegang ke setang motor. Lebih dari itu, penumpang juga tidak mampu mengantisipasi kondisi yang akan terjadi, seperti pengemudi,” kata Edo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X