Agar Tidak Tergelincir, Begini Tips Mengerem yang Benar pada Motor

Kompas.com - 26/11/2020, 17:38 WIB
Berkendara motor matik Stanly/OtomaniaBerkendara motor matik
Penulis Ari Purnomo
|

“Penggunaan rem belakang hanya dilakukan jika butuh menurunkan laju kendaraan dan tetap
bergerak atau menyesuaikan kebutuhan kecepatan dengan sekitarnya,” ujarnya.

Hanya saja, yang selama ini dilakukan oleh banyak pengendara adalah lebih banyak mengandalkan rem belakang dibandingkan rem depan.

“Akibat jika selalu mengandalkan rem belakang saja adalah jarak pengereman yang dihasilkan lebih panjang dibanding dengan menggunakan kedua rem bersamaan. Ini menjadi potensi bahaya jika ruang yang tersedia untuk mengerem hingga berhenti terbatas,” tuturnya.

Cara pengereman yang berbeda juga perlu dilakukan ketika berkendara di jalanan menurun agar aman dari potensi bahaya.

Baca juga: Jika SIM Hilang, Pemilik Harus Bikin Baru Lagi?

“Jika banyak melewati turunan panjang, gunakan rem secara bergantian untuk menghindari
panas berlebihan (panas berlebihan penyebab rem los) dan optimalkan engine brake,” katanya.

Sedangkan untuk motor matik, Oke mengatakan, bisa menahan gas untuk memanfaatkan engine brake. Dengan begitu maka kopling akan tetap tersambung.

“Sehingga kecepatan roda belakang yang lebih tinggi bisa ditahan oleh putaran mesin yang rendah,” kata Oke.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X