Toyota Avanza Terlaris Sepanjang Oktober 2020, Diikuti Xpander

Kompas.com - 25/11/2020, 09:12 WIB
Pada tahun pertamanya, Toyota Avanza berhasil terjual 43 ribu unit. TAMPada tahun pertamanya, Toyota Avanza berhasil terjual 43 ribu unit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Avanza kembali menguasai segmen mobil keluarga 7-penumpang murah alias low multi purpose vehicle ( LMPV) di pasar domestik selama Oktober 2020.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo), kendaraan berjuluk 'mobil sejuta umat' itu mampu mencapai angka penjualan wholesales sebanyak 2.891 unit, meningkat 31 persen secara bulanan.

Capaian itu didominasi oleh varian 1.3L atau menengah ke bawah dengan kontribusi mencapai 82 persen atau sebanyak 2.369 unit. Sedangkan Avanza bermesin 1.5L mencetak angka penjualan 522 unit.

Baca juga: Gaikindo Sebut 7 Merek Siap Produksi Kendaraan Elektrifikasi

Mitsubishi resmi memperkenalkan Xpander CrossKompas.com Mitsubishi resmi memperkenalkan Xpander Cross

Adapun pesaing terdekatnya, Mitsubishi Xpander yang hanya menyediakan pilihan mesin 1.5L berhasil mencapai angka penjualan 1.008 unit, naik tipis dari pencapaian pada September 2020 sebanyak 48 unit.

Perlahan tapi pasti, sejak tiga bulan belakangan Xpander mulai melakukan pertumbuhan positif imbas pandemi virus corona alias Covid-19. Sementara Avanza masih cukup fluktuatif (naik-turun).

Posisi selanjutnya secara berurutan ditempati Suzuki Ertiga (507 unit), Daihatsu Xenia (374 unit), dan Honda Mobilio (318 unit). Masing-masing model mengalami kenaikan cukup baik, hanya Xenia saja yang sedikit melambat.

Menariknya, pada periode ini Nissan Livina tidak membukukan penjualan. Padahal pada Agustus lalu, saudara kembar dari Xpander ini mampu mencapai angka wholesales 6.338 unit.

Baca juga: Xpander Cross dan XL7 Saling Sikut, Ini Penjualan Low SUV Oktober 2020

Test Drive Nissan Livina Semarang-Yogyakarta Test Drive Nissan Livina Semarang-Yogyakarta

Secara keseluruhan, total pasar LMPV pada Oktober 2020 naik tipis dari pencapaian bulan sebelumnya yaitu 5.404 unit jadi 7.988 unit. Adapun penjualan wholesales nasional ialah 49,043 unit.

Berikut data penjualan Low MPV selama Januari-Oktober 2020:

Toyota Avanza
Januari 6.600 unit
Februari 7.082 unit
Maret 7.086 unit
April 277 unit
Mei 91 unit
Juni 401 unit
Juli 1.108 unit
Agustus 474 unit
September 1.988 unit
Oktober 2.891 unit
Jumlah 27.998 unit

Mitsubishi Xpander
Januari 4.996 unit
Februari 2.584 unit
Maret 2.797 unut
April 244 unit
Mei 173 unit
Juni 205 unit
Juli 633 unit
Agustus 804 unit
September 960 unit
Oktober 1.008 unit
Jumlah 14.404 unit

Nissan Livina
Januari 406 unit
Februari 523 unit
Maret 259 unit
April 8 unit
Mei 6 unit
Juni 51 unit
Juli 114 unit
Agustus 6.338 unit
September 1.377 unit
Oktober 0 unit
Jumlah 9.082 unit

Daihatsu Xenia di GIIAS 2019 Daihatsu Xenia di GIIAS 2019

Daihatsu Xenia
Januari 1.941 unit
Februari 2.206 unit
Maret 1.684 unit
April 96 unit
Mei 0 unit
Juni 11 unit
Juli 41 unit
Agustus 75 unit
September 396 unit
Oktober 374 unit
Jumlah 6.824 unit

Suzuki Ertiga
Januari 3.488 unit
Februari 946 unit
Maret 160 unit
April 38 unit
Mei 79 unit
Juni 119 unit
Juli 383 unit
Agustus 322 unit
September 346 unit
Oktober 507 unit
Jumlah 6.388 unit

Honda Mobilio
Januari 1.580 unit
Februari 1.168 unit
Maret 1.558 unit
April 78 unit
Mei 0 unit
Juni 2 unit
Juli 26 unit
Agustus 27 unit
September 189 unit
Oktober 318 unit
Jumlah 4.946 unit

Wuling Confero
Januari 259 unit
Februari 578 unit
Maret 337 unit
April 6 unit
Mei 6 unit
Juni 18 unit
Juli 50 unit
Agustus 105 unit
September 148 unit
Oktober 289 unit
Jumlah 1.796 unit

Renault Triber
Januari 0 unit
Februari 0 unit
Maret 9 unit
April 2 unit
Mei 0 unit
Juni 7 unit
Juli 13 unit
Agustus 24 unit
September 11 unit
Oktober 82 unit
Jumlah 148 unit



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X