Momen Balas Dendam Morbidelli kepada Yamaha

Kompas.com - 23/11/2020, 17:01 WIB
Franco Morbidelli mulai incar gelar juara dunia. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP) PIERRE-PHILIPPE MARCOUFranco Morbidelli mulai incar gelar juara dunia. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gelaran MotoGP Portugal yang berlangsung di Sirkuit Internasional Algarve, Partimao, Minggu (22/11/2020) menjadi seri penutup dari MotoGP 2020.

Setelah Joan Mir dinyatakan sebagai juara dunia MotoGP 2020 pekan lalu, kini giliran pebalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli, berhasil mendapatkan posisi runner-up.

Pada awal musim, Morbidelli merasa dirinya hanya menjadi pebalap pilihan keempat dalam tim, sebab dua nama yang menjadi andalan adalah mereka yang berada di tim pabrikan yaitu Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Baca juga: Joan Mir Menolak Pakai Nomor Start 1 untuk MotoGP 2021

Dilanjutkan dengan Fabio Quartararo yang sempat tampil gemilang pada seri awal balapan dan menggunakan motor balap Yamaha dengan spek yang sama seperti yang digunakan oleh tim pabrikan. Sedangkan, Morbidelli hanya mendapatkan motor lama Yamaha.

“Ini telah menjadi musim yang fantastis bagi saya dan saya tidak menyembunyikan fakta bahwa di awal tahun saya merasa seperti pilihan ke-4 bagi Yamaha,” ujar Morbidelli dikutip dari Tuttomotoriweb, Senin (23/11/2020).

Pebalap Petronas Yamaha SRT asal Itali, Franco Morbidelli, berbicara usai sesi latihan bebas ketiga MotoGP San Marino, di Sirkuit Misano Marco Simoncelli, Sabtu (12/9/2020).AFP/ANDREAS SOLARO Pebalap Petronas Yamaha SRT asal Itali, Franco Morbidelli, berbicara usai sesi latihan bebas ketiga MotoGP San Marino, di Sirkuit Misano Marco Simoncelli, Sabtu (12/9/2020).

“Saya tidak mengatakan bahwa saya merasa tersisih, karena itu tidak benar. Tetapi fakta sederhana memiliki motor yang berbeda dari yang lain membuat saya merasa sedikit cacat,” katanya.

Namun, kondisi ini justru memotivasi dirinya. Morbidelli bersama Ramon Forcada kepala kru yang sempat didepak oleh Vinales, kemudian bekerja sama untuk menangani tunggangan rider berusia 25 tahun itu.

Baca juga: Vinales dan Rossi Lontarkan Kritik Pedas pada Yamaha Soal M1

“Kami memusatkan semua kemarahan ini dengan bekerja di rumah dan bekerja dengan tim dan itu terbayar. Ada hubungan khusus dengan Ramon tahun ini. Saya merasa beruntung bekerja sama dengan kepala kru yang luar biasa, semuanya berjalan sangat baik dengan Ramon,” ucap Morbidelli.

“Kami telah melakukan balas dendam yang bagus. Saya sangat puas dan saya senang,” tutup Morbidelli.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X