Korelasi Tekanan Udara Ban dan Bahan Bakar Lebih Irit

Kompas.com - 21/11/2020, 08:42 WIB
Ban mobil Mitsubishi Xpander KOMPAS.com/RulyBan mobil Mitsubishi Xpander
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini, tak sedikit yang masih mempertanyakan korelasi tekanan udara pada ban mobil dengan efisiensi bahan bakar saat berkendara.

Untuk lebih detailnya, Muchammad Fachrul Rozi, Customer Engineering Support Michelin Indonesia, menjelaskan setiap mengunakan mobil, ada sebagaian konsumsi BBM yang dipakai untuk ban.

"Perlu diketahui, 20 persen konsumsi BBM yang dipakai pada kendaraan ada pada ban. Itu dalam kondisi ban tekanan udaranya normal atau sesuai dengan rekomendasi pabrikan," ucap Rozi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Salah Kaprah Modifikasi Ban Mobil

Dengan demikian, bila tekanan udara pada ban tidak sesuai atau berada di bawah rekomendasi pabrikan, maka konsumsi BBM yang digunakan ban saat mobil bergerak akan lebih tinggi lagi.

stiker tekanan udaraKompas.com/Fathan Radityasani stiker tekanan udara

Menurut Rozi, antara ban dan konsumsi BBM pada kendaraan sangat berhubungan. Karena biar bagaimanan pun, ban menjadi alat pengerak utama pada mobil, karena dari ratusan komponen yang ada pada mobil, hanya ban yang benar-benar menempel dengan aspal.

Bahkan secara fungsinya, udara pada ban memiliki tugas yang hampir meliputi segala aspek, mulai dari performa, kenyamanan berkendara, handling, sampai menahan beban dari kendaraan.

"Karena itu, bila tekanan udara berkurang, walau hanya sedikit saja seperti 1-2 psi, tetap akan berpengaruh ke efisinensi BBM dan hal lainnya. Semakin jauh jarak tempuh makin besar pengeluaran BBM kalau udara berkurang," ujar Rozi.

Baca juga: Pertamina Perluas Diskon BBM Pertalite

Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.huffingtonpost.com Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.

"Wajib diketahui juga, yang menahanan seluruh bobot kendaraan itu sebenarnya bukan ban, tapi udara yang di dalam. Karena itu penting pemilik kendaraan memeriksa kondisinya," kata dia.

Rozi menjelaskan untuk memeriksa tekanan udara tak harus setiap hari, cukup dua minggu atau selambat-lambatnya dilakukan dalam satu bulan. Pasalnya, secara alami udara pada ban bisa berkurang antara 1-2 psi setiap bulan tanpa terpengaruh jenis udara yang digunakan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X