Tekan Jumlah Kecelakaan, Michelin Gelar Kampanye Keselamatan

Kompas.com - 19/11/2020, 18:41 WIB
Ilustrasi kecelakaan mobil. SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan mobil.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Digelar secara digital, Michelin Indonesia kembali mengadakan kampanye keselamatan dalam berkendara melalui kegiatan Michelin Safe Mobility 2020 #AmanBersamaMichelin #BergerakAman.

Dalam acara ini yang didukung oleh Federasi Automobil International (FIA) dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) tersebut, Michelin mengajak seluruh pengguna jalan untuk tetap patuh pada prinsip-prinsip keselamatan saat berkendara dengan moda apapun.

Terutama saat pandemi Covid-19 yang mana kepadatan lalu lintas cenderung berkurang.

Steven Vette, Presiden Direktur Michelin Indonesia menyampaikan, bila kampanye yang dilakukannya merupakan bagian dari komitmenuntuk mendukung Sustainable Development Goals, yakni mengurangi jumlah kematian dan cedera akibat kecelakaan lalu lintas jalan serta menyediakan akses ke sistem transportasi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan.

Baca juga: Benarkah Perawatan Transmisi CVT Lebih Ribet dari Matik Konvensional?

"Michelin secara aktif mengkampanyekan tentang keselamatan sebagai bagian dari komitmen kami untuk mendukung UN Sustainable Development Goals untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan dan mewujudkan akses mobilitas bagi semua kalangan," kata Steven dalam webinar yang dihelat pada Kamis, (19/11/2020).

Khusus tahun ini di tengah pandemi, kampanye digelar secara virutal melalui webinar yang diselengarakan sebanyak tiga sesi, yakni 21 November, 28 November, dan 5 Desember 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masing-masing diisi dengan beberapa pembicara dan dengan tiga tema utama, yaitu mobilitas yang aman, keselamatan berkendara, dan bergerak dengan aman.

Michelin akan membawa berbagai kompon ban yang telah disesuaikan dengan karakter Le Mans. Foto: Motorcyclenews Michelin akan membawa berbagai kompon ban yang telah disesuaikan dengan karakter Le Mans.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2018 tentang keselamatan jalan, jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia tetap masih sangat tinggi, yaitu 1,35 juta orang per tahun.

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (UN Sustainable Development) dari PBB telah menargetkan mengurangi separuh jumlah kematian dan cedera akibat kecelakaan lalu lintas jalan pada tahun 2020 secara global.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jakarta Anondo Eko mengatakan, ada banyak faktor yang mempengaruhi risiko kecelakaan di jalan, namun paling utamanya adalah prilaku berkendara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X