Industri Otomotif Topang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kompas.com - 11/11/2020, 07:22 WIB
Aktivitas pekerja pada proses produksi di sektor industri otomotif, Jakarta, Senin (14/9/2020). Dokumentasi Humas Kementerian PerindustrianAktivitas pekerja pada proses produksi di sektor industri otomotif, Jakarta, Senin (14/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com – Indonesia telah memasuki resesi yang ditandai dengan minusnya pertumbuhan ekonomi nasional selama dua kuartal berturut-turut. Pada kuartal III-2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produk domestik bruto (PDB) RI minus 3,49 persen (year on year/yoy).

Meski begitu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengklaim kontraksi pada kuartal III lebih baik dibandingkan kuartal II yang mencapai minus 5,3 persen.

Agus mengatakan, industri otomotif jadi salah satu sektor yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III.

Baca juga: All New Honda Scoopy Meluncur, Pakai Keyless

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam suatu acara, di Jakarta, Selasa (10/11/2020).Dokumentasi Humas Kementerian Perindustrian Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam suatu acara, di Jakarta, Selasa (10/11/2020).

“Produksi mobil pada kuartal III-2020 itu mencapai 113.560 unit atau naik sebesar 172 persen, ini q to q,” ujar Agus, dalam konferensi virtual yang disiarkan BNPB Indonesia, Senin (9/11/2020).

Menurutnya, saat ini industri otomotif mulai mengalami perbaikan. Walaupun jumlah peningkatan produksi memang tidak bisa disamakan dengan masa sebelum pandemi.

Industri otomotif merupakan industri yang sangat penting, karena turunan mata raintainya itu sangat banyak,” ucap Agus.

Baca juga: Ini Susunan Pebalap MotoGP 2021

Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia diparkir di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia diparkir di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

“Belum lagi kita bicara partisipasi dari industri kecil dan menengah untuk mendukung industri otomotif,” katanya.

Berdasarkan data Gaikindo, capaian sepanjang Januari-September 2020 masih meninggalkan selisih hingga 53,6 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Secara detail, penjualan retail tahun ini hanya berhenti di angka 407.830 unit sedangkan tahun lalu berhasil mencapai 759.938 unit (minus 53,6 persen).

Adapun untuk penjualan secara wholesales tahunan (yoy) melemah 49,3 persen yakni dari 755.094 unit pada Januari-September 2019 menjadi 372.046 unit tahun ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X