Ini Beberapa Penyebab Mobil Mogok Saat di Pelintasan Kereta Api

Kompas.com - 09/11/2020, 12:22 WIB
Ilustrasi pengendara menunggu kereta api melaju di perlintasan KOMPAS.com/RulyIlustrasi pengendara menunggu kereta api melaju di perlintasan
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil mengalami mati mesin ketika melintas di pelintasan kereta api sudah sangat sering terjadi.

Seperti yang baru saja terjadi di Desa Desa Cimparuh, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (7/11/2020) malam.

Minibus yang mengalami mati mesin saat melintas di pelintasan kereta api disambar oleh kereta api Sibinuang rute Pariaman - Padang.

Sedikitnya lima penumpang minibus mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan.

Baca juga: Catat, Ini 11 Provinsi yang Bebaskan Denda Pajak Kendaraan

Tidak sedikit yang menduga mogoknya mobil ketika melintas di pelintasan kereta api disebabkan adanya pengaruh medan magnet.

Pengendara melintas di perlintasan kereta api wilayah Bumi Bintaro Permai, Pondok Aren, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2020). Tidak berfungsinya palang pintu di perlintasan kereta api sejak 2 tahun lalu mengancam keselamatan warga.KOMPAS.com/M ZAENUDDIN Pengendara melintas di perlintasan kereta api wilayah Bumi Bintaro Permai, Pondok Aren, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2020). Tidak berfungsinya palang pintu di perlintasan kereta api sejak 2 tahun lalu mengancam keselamatan warga.

Hal itu membuat kelistrikan pada kendaraan roda empat gagal berfungsi sehingga mesin mobil tidak bisa dinyalakan.

Di luar hal itu, ada beberapa penyebab yang menyebabkan mobil tiba-tiba mogok ketika melaju di pelintasan kereta api.

Baca juga: Jika SIM Hilang, Pemilik Harus Bikin Baru Lagi?

Tidak pas saat pindah persneling

Mogoknya mobil saat melintas di pelintasan kereta api bisa juga pengemudi yang tidak tepat saat melakukan pemindahan gigi persneling. Kondisi ini bisa juga membuat mesin mobil mati.

Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor ( ADM) Bambang Supriyadi mengatakan, bisa saja pengendara tidak pas saat melakukan pemindahan transmisi (untuk mobil manual).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X