Bolehkah Istirahatkan Tangan di Tuas Perseneling Mobil?

Kompas.com - 06/11/2020, 19:21 WIB
Mitsubishi Xpander Black Edition hadir dalam dua varian transmisi yakni manual dan AT. Mitsubishi menawarkan dua pilihan warna yakni quartz white pearl dan jet black mica. Xpander Black Edition dibanderol Rp 257,1 juta untuk transmisi manual dan Rp 267,5 juta untuk varian AT
APHIT McKleinMitsubishi Xpander Black Edition hadir dalam dua varian transmisi yakni manual dan AT. Mitsubishi menawarkan dua pilihan warna yakni quartz white pearl dan jet black mica. Xpander Black Edition dibanderol Rp 257,1 juta untuk transmisi manual dan Rp 267,5 juta untuk varian AT

JAKARTA, KOMPAS.com – Perbedaan dari mengemudikan mobil manual dengan otomatis yaitu harus mengganti gigi sendiri dengan memindahkan posisi tuas transmisi. Namun ada juga kebiasaan pengemudi yang menahan tangannya di tuas perseneling ketika mengganti gigi.

Tangan yang standby di tuas perseneling karena sudah nyaman di posisi tersebut. Ada mitos kalau tangan kiri yang berada di tuas perseneling bisa merusak komponen transmisi mobil, apakah ini benar?

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Suparna mengatakan, dari segi teknis, tidak ada kaitannya jika menaruh tangan di tuas perseneling saat mengemudi dengan kerusakan transmisi.

Baca juga: Lelang Mobil Ditjen Pajak, Honda City sampai Mercedes-Benz Limit Rp 100 Jutaan

Transmisi manual Wuling Confero. Istimewa Transmisi manual Wuling Confero.

“Selama tangannya hanya nempel, enggak ada pengaruh sama sekali. Namun sebaiknya memang setelah mengganti gigi, tangan harus kembali ke setir dengan alasan keamanan berkendara,” ucap Suparna kepada Kompas.com, Kamis (5/11/2020)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kecuali tangannya dengan tenaga lebih menekan tuas ke kanan dan kiri atau depan dan belakang. Karena kalau sambil menekan, itu sama saja seperti mau pindah gigi tanpa menginjak kopling.

Baca juga: Masih Tangguh dan Gagah, Ini Deretan SUV Bekas Rp 70 Jutaan

Ganti gigi tanpa injak kopling sangat bahaya. Komponen akan rompal dan paling buruk, kendaraan bisa langsung berhenti saat patahannya mengganjal gigi-gigi kendaraan,” kata Suparna.

Paling sering terjadi jika mengganti gigi tanpa tekan kopling yaitu gigi-gigi transmisi yang jadi aus, tidak sampai rompal. Karena ganti gigi tanpa injak kopling akan terasa berat di tangan, lalu saat ingin melakukan juga ada suara yang keluar sehingga tidak jadi melakukannya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.