Musim Hujan Disertai Angin, Ingat Jangan Parkir di Bawah Pohon

Kompas.com - 05/11/2020, 11:02 WIB
Kondisi mobil Suzuki Grand Vitara yang parkir di Bandara Adi Soemarmo lebih dari enam bulan. Lamanya waktu parkir membuat tagihan tarif parkir mencapai lebih dari Rp 10 juta. KOMPAS.COM/Ari PurnomoKondisi mobil Suzuki Grand Vitara yang parkir di Bandara Adi Soemarmo lebih dari enam bulan. Lamanya waktu parkir membuat tagihan tarif parkir mencapai lebih dari Rp 10 juta.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki musim hujan yang kadang disertai angin kencang membuat pengendara harus waspada ketika berada di jalan raya.

Mengingat, potensi bahaya seperti pohon tumbang bisa saja terjadi sewaktu-waktu dan bisa mencederai pengguna jalan.

Potensi ini juga harus diperhatikan bagi para pemilik kendaraan roda empat saat memarkirkan mobilnya.

Apalagi bagi pemilik mobil yang selama ini punya kebiasaan parkir di bawah rindangnya pepohonan.

Baca juga: Blokir STNK yang Mati 2 Tahun Segera Diberlakukan

Hal ini karena bisa saja, pohon diterpa angin kencang dan roboh sehingga menimpa mobil yang tengah parkir.

Satu unit mobil tertimpa akibat hujan deras disertai angin kencang di Jalan Slamet Riadi, Medan, Minggu (18/8/2019).KOMPAS.COM/DEWANTORO Satu unit mobil tertimpa akibat hujan deras disertai angin kencang di Jalan Slamet Riadi, Medan, Minggu (18/8/2019).

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna mengatakan, ada beberapa potensi bahaya ketika mobil parkir di bawah pohon.

Mulai dari pohon tumbang karena terpaan angin, dahan patah, ancaman kotoran burung hingga getah pohon yang berbahaya bagi cat kendaraan.

“Sebaiknya parkir mobil tidak lagi di bawah pohon, karena potensi bahaya banyak. Misalkan pohon tumbang, atau buahnya jatuh sehingga menimpa mobil dan membuat penyok,” katanya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Blokir STNK Segera Berlaku, Pelajari Regulasinya

Kejadian mobil yang tertimpa pohon tumbang juga sering terjadi ketika musim hujan seperti ini bahkan ada yang sampai menimbulkan korban.

Maka dari itu, kejadian tersebut tentunya bisa menjadi pelajaran agar tidak mengalami kejadian yang sama.

Selain itu, ancaman lainnya yang harus diperhatikan oleh para pemilik mobil adalah kotoran burung dan getah pohon.

Suparna mengatakan, kotoran burung yang menempel pada kendaraan bisa saja merusak cat jika dibiarkan lama.

Petugas penyelamat berusaha memotong sebuah pohon besar yang tumbang dan menimpa sebuah mobil di London, Inggris, Senin (28/10/2013). Akibat badai yang menghantam Inggris, Belanda, Perancis, dan Jerman sedikitnya delapan orang tewas.DANIEL SORABJI / AFP Petugas penyelamat berusaha memotong sebuah pohon besar yang tumbang dan menimpa sebuah mobil di London, Inggris, Senin (28/10/2013). Akibat badai yang menghantam Inggris, Belanda, Perancis, dan Jerman sedikitnya delapan orang tewas.

Kotoran burung yang dibiarkan lama atau tidak segera dibersihkan bisa merusak cat mobil,” katanya.

Baca juga: Blokir STNK yang Mati 2 Tahun Akan Berlaku di Seluruh Indonesia

Kemudian, Suparna menambahkan, ancaman getah pohon juga bisa membuat cat mobil rusak. Menurutnya, ada beberapa jenis pohon yang memiliki getah cukup berbahaya bagi cat kendaraan.

“Beberapa jenis pohon memiliki getah yang sangat jahat, getah bisa masuk sampai ke pori-pori dan sulit dibersihkan meski sudah dipoles,” ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X