Status Konsesi Dicabut, KTM Optimistis Hadapi Musim Depan

Kompas.com - 02/11/2020, 10:42 WIB
Brad Binder Foto: MotorsportBrad Binder

VALENCIA, KOMPAS.com - Direktur Teknis tim pabrikan KTM Sebastian Risse tidak khawatir tahun depan KTM kehilangan status tim konsensi. Dia justru optimistis menyambut tantangan baru yang siap menanti.

KTM kehilangan status tim konsensi karena berhasil menang dua kali dan naik podium beberapa kali. KTM dianggap sudah tidak butuh keistimewaan lagi karena sudah mampu bersaing.

"Kami sekarang berada dalam posisi yang menarik karena kami telah kehilangan konsesi kami. Itu adalah tantangan tambahan yang akan kami hadapi di tahun depan," kata Risse dikutip dari Speedweek, Minggu (1/11/2020).

Baca juga: Seri Penutup MotoGP Portugal 2020 Terancam Batal

Sebastian RisseFoto: Cyclenews Sebastian Risse

Risse mengatakan, KTM harus bekerja lebih giat di musim dingin untuk mempersiapkan motor KTM RC16 untuk musim 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidak hanya peraturan yang berubah dari segi teknis, tetapi juga pendekatannya. Penting untuk bekerja sama dengan tim penguji, pabrikan, dan tim balap untuk mendapatkan motor terbaik di lintasan," katanya.

Sebagai pengingat, tim konsesi menikmati berbagai keuntungan, seperti tambahan mesin untuk tiap pebalap, bisa mengetes motor tanpa batasan, dan mendapat jatah tiga wildcard per musim.

Tapi sebelum resmi dicabut, saat ini pun KTM sebetulnya sudah kehilangan keistimewaan sebagai tim konsesi, yaitu tes privat tidak boleh lagi dilakukan empat pebalap berbeda.

Baca juga: XSR155 Mulai Saingi Popularitas Scorpio buat Bahan Motor Custom

Pebalap Red Bull KTM, Pol Espargaro, bersiap jelang mengikuti sesi FP3 MotoGP Styria di Red Bull Ring, Spielberg, Austria pada 22 Agustus 2020.AFP/JOE KLAMAR Pebalap Red Bull KTM, Pol Espargaro, bersiap jelang mengikuti sesi FP3 MotoGP Styria di Red Bull Ring, Spielberg, Austria pada 22 Agustus 2020.

Selain kehilangan konsesi, Red Bull KTM juga harus melepaskan Pol Espargaró setelah musim 2020. Padahal Pol merupakan ujung tombak proyek MotoGP KTM sejak empat tahun lalu.

Adapun dua rookie dalam skuad yaitu Brad Binder dan Iker Lecuona, tidak dapat mencicipi semua trek di 2020 karena pandemi Covid-19. Sehingga pasti ada data yang kurang, meski bisa ditutupi Dani Pedrosa.

“Tentu saja ini tantangan, itu jelas. Tapi kami juga mendapatkan Danilo Petrucci, yang memiliki pengalaman, meski tidak dengan motor kami (Tech3 KTM)," kata Risse.

"Ini adalah situasi yang harus kami hadapi. Semua pengemudi kami berkembang dengan baik. Memang benar bahwa di beberapa trek mereka tidak bisa balapan, kami pun tidak dapat mengubahnya," katanya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.