Kompas.com - 01/11/2020, 16:08 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak masyarakat yang memanfaatkan libur cuti bersama dengan berlibur atau berwisata menggunakan kendaraan pribadi.

Selama menempuh perjalanan jarak jauh, tentunya cuaca juga tidak menentu. Kadang perjalanan juga dilalui di bawah guyuran air hujan atau pun panas.

Kondisi ini tentunya membuat mobil yang digunakan bersama keluarga kondisinya tidak lagi bersih seperti sebelum digunakan.

Mobil yang baru saja digunakan untuk menerjang guyuran hujan tentunya akan lebih kotor dibandingkan saat dikendarai dalam kondisi cuaca terang.

Baca juga: Pilihan Mobil Bekas Rp 70 Jutaan Awal Bulan, Ada CR-V, Innova, Sampai BMW

Tidak hanya itu, guyuran air hujan juga tidak bagus bagi komponen kendaraan karena mengandung sifat asam.

Untuk itu, sebaiknya mobil yang habis digunakan dalam kondisi hujan sebisa mungkin segera dicuci. Selain untuk mencegah terjadinya kerusakan, juga untuk memudahkan pembersihan setiap komponennya.

Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, kendaraan yang terkena air hujan sebaiknya segera dibilas.

Mencuci Mobil di AutoglazeKOMPAS.com / Aditya Maulana Mencuci Mobil di Autoglaze

Tujuannya adalah untuk mencegah bagian mobil berkarat atau jamur yang bisa terjadi pada bagian kaca dan bodi mobil.

“Sebaiknya mobil yang habis digunakan dalam kondisi hujan langsung dibilas menggunakan air biasa. Ini untuk membersihkan kotoran yang menempel,” kata Didi kepada Kompas.com, Minggu (1/11/2020).

Baca juga: Mobil Bekas Rp 90 Jutaan di Balai Lelang, Ada Ertiga, Avanza sampai CR-V

Jika kotoran bekas hujan, kata Didi, dibiarkan terlalu lama menempel akan lebih sulit membersihkannya.

Hal ini karena kotoran akan terlanjur mengering sehingga butuh usaha yang lebih untuk membersihkannya.

Pada kesempatan lain, CEO dari Makko Group Christopher Sebastian mengatakan, membilas mobil yang baru saja digunakan saat hujan cukup menggunakan air biasa.

Cara ini dinilai mampu mencegah timbulnya kotoran yang bisa menyebabkan kerusakan pada bagian-bagian kendaraan.

ilustrasi bersihkan kaca mobilKompas.com/Fathan Radityasani ilustrasi bersihkan kaca mobil

“Ketika sampai di rumah mobil sebaiknya langsung dibilas menggunakan air biasa dan lap sampai benar-benar kering,” ucapnya.

Christopher menambahkan, air hujan mempunyai sifat yang kurang bersahabat untuk bodi maupun bagian kaca mobil.

Baca juga: Mobil Bekas Rp 70 Jutaan di Balai Lelang, Ada Sigra, Avanza, hingga Innova

Sehingga, jika tidak segera dibilas tentunya akan memberikan efek yang kurang baik pada kendaraan.

Jika kondisi ini berlangsung dalam waktu lama, bisa menyebabkan timbulnya jamur pada bagian kaca atau bodi mobil.

"Pada intinya jangan sampai mengering dan didiamkan dalam waktu berhari-hari. Kondisi seperti itu yang menjadikan kaca mobil cepat berjamur dan warna cat mobil menjadi kusam," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.