Perjalanan 25 Tahun Honda Odyssey, Lintas 5 Generasi

Kompas.com - 30/10/2020, 09:02 WIB
Honda Odyssey HPMHonda Odyssey
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun ini Honda Odyssey merayakan 25 tahunnya setelah resmi diproduksi pertama kali pada 1994 di Jepang. Perjalanan Odyssey pun cukup panjang sebelum akhirnya menyadang status sebagai MPV premium.

Sampai saat ini, Honda telah sukses mempertahankan Odyssey selama lima generasi dengan ubahan yang signifikan. Generasi pertama Odyssey datang dengan desain kursi tiga baris serta dibekali dengan sistem penggerak four wheel drive (4WD), model ini dikenal dengan Honda Shuttle di pasar Eropa.

Pada 1997, Honda kembali memberikan ubahan signifikan pada sektor tenaga dengan menjejali mesin 3.0L V6 J3OA. Tak hanya itu, Odyssey pun dilengkapi dengan sunroof khusus pada tipe L dan Aero.

Lanjut ke akhir 1999, Honda melahirkan Odyssey generasi kedua dengan membawa kenyamanan baru dengan dimensinya yang lebih bongsor. Model ini dipasarkan untuk pasar Jepang dan Australia, serta di desain menggunakan setir kiri untuk China.

Baca juga: Punya Mesin Hybrid, Honda Odyssey Facelift Segera Meluncur

Honda Odyssey generasi kedua memiliki dimensi, bumper, dan gril depan yang lebih besar serta memiliki aksen krom. Sektor mesinnya didukung kubikasi 2.300 pada model RA6 (2WD) dan RA7 (4WD).

All-New Honda Odyssey 2017.Ghulam/KompasOtomotif All-New Honda Odyssey 2017.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, mesin berkapasitas 3.000 cc digunakan pada model RA8 (2WD) dan RA9 (4WD) berjenis Prestige dan Absolute. Pada tahun 2000, Honda Odyssey menjadi mobil Honda pertama yang menggunakan transmisi otomatis lima percepatan dengan mesin 3.000 cc.

Pada 2003, Honda resmi merilis generasi ketiga Odyssey yang dipasarkan di Jepang pada Oktober 2003. Setelah itu baru mulai dikirim ke Australia dan beberapa negara lainnya pada awal 2004.

Secara keseluruhan, Honda Odyssey tetap mempertahankan model lima pintu dengan desain yang lebih ramping, Ground Clearance lebih rendah, sehingga terlihat sebagai mobil ketimbang minivan. Khusus di Jepang, Honda Odyssey juga telah dibekali fitur Cruise Control.

Baca juga: Alasan Mitsubishi Sediakan Warna Putih pada Xpander Black Edition

Honda Odyssey generasi ini, didukung mesin i-VTEC berkubikasi 2,4L dengan tenaga maksimal 160 PS. Sementara itu, versi penggerak 4WD hadir dengan transmisi otomatis, sedangkan versi 2WD menggunakan transmisi CVT kecuali untuk tipe Absolute dan model ekspor lainnya.

Honda New Odyssey meluncur di Jakarta, Kamis (1/3/2018).KOMPAS.com/FEBRI ARDANI Honda New Odyssey meluncur di Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Generasi keempat diluncurkan di Jepang pada Oktober 2008, dengan tetap mempertahankan mesin dan transmisi yang sama, tapi tenaga lebih besar dengan konsumsi bahan bakar lebih irit.

Odyssey menggunakan mesin 2.4L dan transmisi CVT dengan untuk penggerak FWD, dan transmisi otomatis lima percepatan untuk 2WD dengan tenaga 206 tk.

Lompat ke September 2013, generasi terbaru Honda Odyssey diluncurkan secara global dengan konsep premium van. Desain dibuat lebih dinamis dan modern, sementara ubahan paling mencolok terdapat pada desain pintu yang sebelumnya dibuka ke arah luar, kini menjadi pintu geser alias sliding door.

Baca juga: Medium SUV Terlaris September 2020, Wuling Almaz Salip Honda CR-V

Tampilan Honda Odyssey Facelifthonda.co.jp Tampilan Honda Odyssey Facelift

Tak hanya itu, dimensi dari desainnya juga menjadi lebih melar, serta menggunakan kursi Ottoman di baris kedua untuk kenyamanan penumpang. Sedangkan dari segi mesin, Honda Odyssey menggunakan mesin 2.4L VTEC dengan tenaga 172 tk dan torsi 225 Nm.

Khusus untuk tipe Absolute, dibenamkan fitur direct-injection yang diklaim semakin menambah tenaganya hingga mencapai 197 tk dan torsi maksimal 237 Nm.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.