Waspada Kondisi Belakang Motor Saat Harus Rem Mendadak

Kompas.com - 28/10/2020, 12:42 WIB
Ilustrasi pengendara motor SHUTTERSTOCKIlustrasi pengendara motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Teknik pengereman pada sepeda motor sangat penting, apalagi jika ada kondisi ancaman dari depan. Ada kalanya situasi dan kondisi harus melakukan rem mendadak. Namun, sebelum mengerem ada baiknya mengecek kondisi belakang, caranya dengan melirik kaca spion.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, penting mengetahui kondisi belakang, karena meski berhasil mengerem bisa saja tertabrak dari belakang.

Baca juga: STNK Mati 2 Tahun Diblokir, Kendaraan Jadi Barang Rongsokan             

“Sebab itu ngerem karena ada ancaman di depan, tetapi ancaman dari belakang juga sangat fatal,” ujar Jusri saat dihubungi Kompas.com.

Ilustrasi kecelakaan lalu lintasgas2.org Ilustrasi kecelakaan lalu lintas

Misalkan kata Jusri, saat mau mengerem keras di kecepatan tinggi tapi di belakang ada truk. Ada kemungkinan dengan kecepatan tinggi dan bobot yang berat truk itu tidak bisa berhenti dalam jarak pendek.     

Baca juga: Efek Mobil Sering Parkir di Tanjakan atau Turunan                 

“Kalau begitu kita jangan langsung mengerem, jika tidak bakal habis tertabrak. Yang mesti kita lakukan ialah pertahankan kecepatan dan kalau bisa menghindar, ketimbang mengerem,” katanya.                          

Karena itu, lanjut Jusri, awas terhadap sekitar sangat perlu saat berkendara motor. Sehingga mata dan otak bisa berkordinasi dengan cepat untuk menangkal ancaman yang mungkin terjadi di jalan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X