Titik Rawan Kemacetan Saat Libur Panjang di Wilayah Polda Metro Jaya

Kompas.com - 23/10/2020, 14:41 WIB
Lalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOLalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengantisipasi kemacetan libur panjang yang akan berlangsung pekan depan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memetakan sejumlah titik kemacetan. .

Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, kepadatan lalu lintas akan terjadi mulai dari dalam kota sampai memasuki ruas Tol Jakarta-Cikampek.

"Titik rawan kemungkinan nanti ada di Cawang, terus Km 10 yang kenaikan elevated (Tol Layang Jakarta-Cikampek), kemudian Cikarang Barat, termasuk juga di Cikarang Utama untuk wilayah Polda Metro ya," kata Sambodo disitat dari NTMC Polri, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Cegah Covid-19 Saat Liburan, Ada Imbauan Mengatur Waktu Perjalanan

Selain itu, ada kemungkinan kemacetan lalu lintas juga bakal terjadi di area rest area Tol Jakarta-Cikampek. Untuk keberangkatan, rest area Km 19 diprediksi bakal padat, sementara arah sebaliknya di rest area Km 62 yang menjadi pertemuan dari arah Bandung dan Cikampek.

Tol Layang Jakarta-Cikampek Tol Layang Jakarta-Cikampek

Terkait masalah puncak arus mudik libur panjang, Sambodo menjelaskan bakal terjadi mulai Selasa (27/10/2020) sampai Rabu (28/10/2020). Sedangan untuk arus balik, puncaknya diprediksi sejak Minggu (1/11/2020) sampai Senin (2/11/2020) subuh.

Langkah pengamanan juga sudah disiapkan dengan membangun 15 pos pada sejumlah titik rawan kepadatan, termasuk di dalam rest area dengan instansi terkait. Untuk skema menangani kepadatan lalu lintas, juda sudah disiapkan wacana contraflow sampai penerapan one way.

"Kami sudah menyiapkan skenario contraflow maupun one way. Tentu saja ini akan dikoordinasikan dengan pihak Korlantas karena sangat terhubung dengan Polda Jabar untuk pengamanan di jalan tolnya termasuk juga skenario-skenario misalnya apabila penutupan elevated dan sebagainya, tapi ini sifatnya situasional nanti kita lihat perkembangan situasi di lapangan," ucap Sambodo.

Baca juga: Waspada Puncak Arus Mudik dan Balik Libur Panjang Akhir Pekan Depan

Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, juga sudah memberikan imbauan kepada masyarkat untuk pintar-pintar mengatur waktu keberangkata. Jangan terpaku pada hari atau waktu dimana yang telah diprediksikan menjadi puncak arus mudik maupun balik.

Budi menyampaikan, selain untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang mungkin terjadi, hal tersebut juga guna menghindari adanya kerumunan, khususnya di lokasi-lokasi singgah guna menghindari paparan Covid-19.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X