Siapkan Rp 1,8 miliar Kalau Mau Membuat Bus Suites Class

Kompas.com - 21/10/2020, 08:22 WIB
kursi suites class laksana Kompas.com/Fathan Radityasanikursi suites class laksana

JAKARTA, KOMPAS.com – Populasi bus dengan bodi suites class di Indonesia sudah relatif banyak. Keistimewaan dari bodi suites class ini yaitu seluruh kursinya yang memakai sleeper seat, sehingga sangat nyaman untuk perjalanan jauh.

Saat ini baru karoseri Laksana yang membuat bodi bus suites class dan diberi nama Legacy SR2 Suites Class. Bus ini hanya diisi 21-23 sleeper seat saja, selain itu tiap kursi memiliki sekat, seperti naik pesawat kelas bisnis.

Lalu dengan bentuk kabin yang mewah ini, kira-kira berapa biaya untuk membuat bus suites class ini?

Baca juga: Mitsubishi Luncurkan Dua Xpander Edisi Serba Hitam, Unit Terbatas

Suites class pandawa 87mobilkomersial.com Suites class pandawa 87

Export Manager karoseri Laksana, Werry Yulianto mengatakan, biaya pembuatan bodi suites class, bisa disesuaikan dengan sasis bus yang digunakan maupun spesifikasi yang ada di kabinnya.

“Misalnya paling standar dengan bodi Hino RN 285 sekitar Rp 1,8 miliar sudah termasuk AC namun tanpa Audio Video On Demand (AVOD) di kursi penumpangnya,” kata Werry kepada Kompas.com, Selasa (20/10/2020).

Kalau dilihat, harga satu sasis Hino RN 285 sekitar Rp 980 jutaan. Pembuatan bus suites class bisa lebih mahal jika menggunakan sasis premium seperti Mercedes Benz OH 1626 atau OH 1836, begitu juga sebaliknya.

Baca juga: Vinales Menyerah Perbaiki Kelemahan Yamaha M1

Kabin Suites ClassKaroseri Laksana Kabin Suites Class

Sasis Hino RN 285 sendiri sudah mumpuni untuk mengangkut bodi suites class. Hino RN 285 menggunakan mesin diesel 7.684 cc enam silinder segaris yang menghasilkan 281 TK dan torsi 892 Nm. Untuk suspensinya juga sudah memakai air suspension.

Jika harga total bus suites class dikurangi dengan harga sasis Hino RN 285, untuk bodinya saja dihargai Rp 820 jutaan. Jika dibandingkan dengan bodi bus biasa, harga untuk bodinya sekitar Rp 500 juta - Rp 600 jutaan.

“Yang bikin mahal itu mebelnya, yang membuat model cabin personal. Harga Rp 1,8 miliar itu hanya estimasi termurah. Kalau paling mahal, bisa menyentuh Rp 2 miliar,” ucap Werry.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X