Konsumsi BBM Jenis Premium Tahun Ini Masih di Bawah Target

Kompas.com - 18/10/2020, 13:21 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Konsumsi BBM jenis Premium sampai dengan September yang lalu, masih jauh dari kuota yang disiapkan pada sepanjang tahun 2020.

Fajriyah Usman, Vice President Corporate Communication Pertamina (Persero), mengatakan, sepanjang periode Januari sampai September lalu penyaluran Premium mencatat 7,81 juta kilo liter (KL).

Hasil tersebut baru mencapai 65,2 persen dari total kuota tahun ini. Sementara untuk konsumsi BBM jenis Solar telah mengumpulkan 67,5 persen atau 10,18 juta KL.

Baca juga: Jadwal MotoGP Aragon Akhir Pekan ini, Mundur karena Kondisi Trek

Ilustrasi SPBU Pertamina. KOMPAS/HERU SRI KUMORO Ilustrasi SPBU Pertamina.

“Adapun untuk elpiji subsidi, volume yang disalurkan sebesar 5,3 juta metrik ton,” ucap Fajriyah, dalam keterangan resmi (17/10/2020).

Menurut Fajriyah, pengumuman soal konsumsi BBM jadi salah satu cara Pertamina untuk mewujudkan transparansi perusahaan.

Sejalan dengan ide tersebut, Pertamina secara berkala akan menyampaikan informasi kepada publik. Seperti volume penyaluran BBM penugasan dan elpiji subsidi melalu berbagai kanal komunikasi.

Baca juga: Menu Mobil Bekas Rp 50 Jutaan Pekan Ini, Ada Jazz, CR-V, hingga BMW

Ilustrasi layanan cashless yang disediakan SPBU PertaminaPertamina Ilustrasi layanan cashless yang disediakan SPBU Pertamina

“Informasi kami update secara periodik melalui website, agar masyarakat dan stakeholder yang berkepentingan dapat memantau ketersediaan BBM dan elpiji yang memanfaatkan dana APBN,” ujar Fajriyah.

“Yang dibayarkan kepada Pertamina melalui skema subsidi dan kompensasi penugasan, sekaligus untuk memastikan volume realisasi tetap terjaga sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X