Kenali Dua Musuh Utama saat Membeli Mobil Bekas

Kompas.com - 17/10/2020, 16:02 WIB
Ilustrasi suspensi mobil lowvolumevehicle.co.nzIlustrasi suspensi mobil

“Hindari mesin mobil yang sudah dimodifikasi, karena kita tidak tahu riwayat mobil itu seperti apa. Lebih baik cari yang masih standar,” lanjut Apre.

Sementara itu, dari sektor kaki-kaki usahakan cari mobil yang kaki-kakinya masih senyap. Khususnya untuk mobil yang berusia 10 tahun ke bawah.

Meski begitu, ia masih mentolerir bunyi-bunyian dari kaki-kaki mobil keluaran tahun 1990-an. Sebab karena usia yang sudah cukup lama, hampir 30 tahunan, wajar kaki-kaki menimbulkan suara.

“Kalau untuk mobil lawas wajar ada bunyi, yang penting setirnya lempeng saja. Tidak banting ke kanan atau ke kiri, itu sudah bagus,” ucap Apre.

Apre menambahkan, biaya perbaikan mesin yang tergolong ringan umumnya lebih murah ketimbang penggantian komponen kaki-kaki.

Namun jika kerusakan mesin terbilang parah, ongkosnya dapat melebihi penggantian seluruh bagian kaki-kaki.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X