Begini Cara Mengganti Oli Transmisi Skutik Sendiri di Rumah

Kompas.com - 16/10/2020, 19:08 WIB
Oli gardan matik harus dilakukan penggantian ketika 8.000 km sekali. Ghulam/OtomaniaOli gardan matik harus dilakukan penggantian ketika 8.000 km sekali.

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat ini, penyebaran virus Covid-19 masih terjadi di berbagai kota di Indonesia. Bahkan DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) Transisi untuk mengurangi penyebarannya.

Oleh karena itu, jika tidak ada kepentingan, lebih baik untuk tetap di rumah dan tidak bepergian. Begitu juga dengan merawat motor, misalnya ingin mengganti oli transmisi skuter matic ( skutik) sendiri di rumah.

Perlu diingat, oli transmisi ini merupakan cairan yang melumasi bagian dari CVT skutik. Jadi skutik menggunakan dua oli, pertama untuk mesin dan satu lagi untuk transmisi CVT nya.

Baca juga: Resmi, Kijang Innova Facelift Dibanderol Mulai Rp 337 Juta

Ilustrasi penggantion oli transmisi atau gardan untuk CVT motor skutikOtomania/Setyo Adi Ilustrasi penggantion oli transmisi atau gardan untuk CVT motor skutik

Kepala Bengkel Yamaha Mekar Motor Bintaro, Adih mengatakan, melakukan penggantian oli transmisi boleh saja dilakukan sendiri di rumah, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Ganti oli transmisi yang penting adalah sesuai masanya yaitu setiap 7.000 km. Selain itu perhatikan juga SAE dan kapasitas olinya,” ucap Adih kepada Kompas.com, Kamis (15/10/2020).

Bagi yang ingin mengganti oli transmisi di rumah, harus menyiapkan oli transmisi yang sesuai dengan takaran, kunci untuk membuka baut, dan nampan untuk wadah oli. Pastikan oli lama yang mau diganti sudah keluar semua sebelum diganti dengan yang baru.

Baca juga: Honda Forza 750 Meluncur, Ini Spesifikasinya

Oli gardan yang sudah terkontaminasi air, warna berubah menjadi seperti kopi susu.KompasOtomotif-donny apriliananda Oli gardan yang sudah terkontaminasi air, warna berubah menjadi seperti kopi susu.

“Membersihkan oli lamanya tidak perlu pakai angin dari kompresor, yang penting benar-benar sudah habis oli lamanya,” ucap Adih.

Kalaupun ketika mengisi oli transmisi jadi kelebihan volumenya, Adih mengatakan kalau tidak terlalu berpengaruh pada rasa berkendara. Tetapi kalau kelebihan membuat beban gearbox agak berat.

“Putaran di gearbox nya saja yang berpengaruh sedikit, namun tidak terlalu kerasa saat berkendara,” kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X