Hati-hati Mobil Kehilangan Kendali Saat Jalan Basah

Kompas.com - 12/10/2020, 18:21 WIB
Aquaplaning www.autobild.deAquaplaning

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat ini di berbagai kota di Indonesia mulai memasuki musim hujan. Ketika hujan, tentunya jalan raya menjadi basah, bahkan kejadian kendaraan yang kehilangan kendali (out of control) mulai sering ditemui.

Mobil yang kehilangan kendali ini tentunya bisa membahayakan pengguna jalan lain. Karena mobil bergerak tidak terkendali dan bisa menabrak siapa saja. Lalu apa yang biasanya menjadi penyebab dari out of control ini?

Training Director The Real Driving Centre, Marcell Kurniawan mengatakan, fenomena understeer dan oversteer karena mengemudi terlalu kencang biasa menjadi penyebab dari hilangnya kendali pengemudi pada kendaraannya.

Baca juga: Hasil MotoGP Perancis 2020, Petrucci Juara, Marquez Menggila

 

Understeer itu saat kemudi kita belokan, namun mobil tetap berjalan lurus. Sedangkan oversteer adalah saat ban belakang out of control atau ngebuang, bisa disebut fish tail,” ucap Marcell kepada Kompas.com, Senin (12/10/2020).

Marcell mengatakan kalau kedua fenomena ini disebabkan oleh tiga hal. Pertama yaitu kecepatan, lalu ban yang tipis, dan ketiga karena jalan licin atau genangan. Cara paling mudah untuk mencegah kehilangan kendali ini yaitu dengan tidak ngebut di jalan yang basah.

“Selain tidak ngebut, bisa juga dengan menggunakan kendaraan yang dilengkapi dengan VSC. Karena understeer dan oversteer biasa terjadi saat berbelok di jalan yang basah,” kata Marcell.

Baca juga: Jakarta Terapkan PSBB Transisi, Mobil Maksimal 2 Orang per Baris

Perlu diingat juga kalau melibas genangan dengan kecepatan tinggi dan kondisi ban sudah tipis, bisa menyebabkan aquaplaning. Aquaplaning merupakan kejadian ban kehilangan cengkeramannya ke aspal, sehingga sulit untuk dikendalikan.

Aquaplaning bisa juga terjadi di belokan, selama ada genangan air 2,5 cm saja dan kendaraan memakai ban yang tipis. Kejadian ini tidak selamanya terjadi di jalan yang lurus,” kata dia.

Marcell juga menambahkan, jika berkendara tidak over speed, akan aman saja melewati genangan air tersebut. Mengebut menyumbang 26 – 32 persen dari faktor penyebab fatalitas pada kecelakaan lalu lintas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X