Begini Cara Mudah Rawat Mobil Mesin Turbo

Kompas.com - 08/10/2020, 12:02 WIB
Mesin turbo 1.600 cc Peugeot 5008 Mesin turbo 1.600 cc Peugeot 5008

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan turbocharger atau turbo pada mobil saat ini semakinn tidak bagi pemilik mobil pribadi. Dengan turbo, kinerja mesin menjadi lebih optimal dan tenaga mesin dapat meningkat tanpa harus mengurangi bobot atau menambah kapasitas.

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan, komponen turbo sendiri tidak memiliki cara khusus untuk merawatnya.

Hanya saja, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada mobil yang sudah dibekali turbo agar komponen tersebut tetap awet dan terawat.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Ban Kurang Angin Bikin Pentil Mudah Robek?

“Perawatan untuk komponen turbo sendiri tidak ada. Tapi yang penting adalah oli, karena dia kan mengalir untuk melumasi turbinnya,” kata Didi saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Kinerja turbo terbilang cukup berat, karena mampu berputar dengan kisaran di atas 240.000 rpm. Penting bagi mesin turbo mendapat pelumasan terbaik untuk seluruh rangkaian bergerak yang terdapat pada mesin mobil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mesin 1.4L Gasoline with Turbocharger and Dual CVCP milik Chevrolet Trax.Kompas.com/Alsadad Rudi Mesin 1.4L Gasoline with Turbocharger and Dual CVCP milik Chevrolet Trax.

Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriadi mengatakan, beberapa pabrikan menggunakan oli khusus turbo.

“Masing-masing APM biasanya punya spesifikasi tersendiri untuk tipe turbonya. Disesuaikan dengan desain turbonya, misalkan material bearing turbo pakai Cu (tembaga), maka olinya harus ramah dengan Cu,” kata Bambang.

Baca juga: Ini Cara Optimal Mobil Transmisi Otomatis Lewati Tanjakan

Kemudian, pemilihan bahan bakar yang berkualitas dapat menyempurnakan proses pembakaran di ruang mesin. Tujuannya adalah agar tidak menghasilkan sisa gas buang yang terkandung partikel solar. Sebab, jika sisa gas buang ini tertempel pada turbin dapat membuat komponen tersebut menjadi terbakar atau rusak.

Terakhir, jaga kebersihan filter udara juga patut untuk diperhatikan. Pasalnya, sebelum udara masuk ke turbo, harus melewati filter terlebih dahulu.

“Jika kondisi filternya sudah tidak sanggup menyaring udara dengan baik, nanti kinerja tubronya juga jadi tidak optimal,” kata Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.