Ini Daftar 3 Moge Jadul buat Bahan Custom

Kompas.com - 01/10/2020, 13:02 WIB
Yamaha XS650 Foto: IstimewaYamaha XS650
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Membangun motor custom dengan basis motor gede (moge) jadul cukup banyak dilakukan. Kelebihannya ialah motor punya kapasitas besar tapi biayanya masih bisa ditekan.

Pemain moge jadul buat custom pun bisa lebih variatif sebab limbah mesin moge jadul cukup banyak. Jadi alih-alih memodifikasi motor standar banyak yang custom membangun motor dari awal.

Baca juga: Modifikasi Vespa S 150 Gading Marten, Elegan dan Bertenaga

Boardtracker Yamaha XS650Stanly/Otomania Boardtracker Yamaha XS650

1. Yamaha XS650

Ari Supriyanto, punggawa bengkel kustom Protechnic Moto di Rempoa, Tangerang Selatan, mengatakan, saat ini di Indonesia populasi XS650 antara yang main orisinil dengan kustom bisa berbanding terbalik.

"Mungkin banyakan yang kustom dibanding klasikan. Memang orang cari mesinnya, kalau mau main orian mungkin susah barangnya, jadinya alternatif pada kustom pakai mesin XS650," kata Ari kepada Kompas.com.

Terbukti di berbagai pentas modifikasi besar di Indonesia banyak yang memakai basis XS650. Gaya yang dianut juga berbagai macam, mulai dari chopper, cafe racer hingga scrambler.

"Kenapa banyak dipakai buat kustom karena dari dulu mesin ini legendaris, banyak dipakai juga buat fashion dan buat balap flat tracker, bahkan sampai saat ini masih banyak dipakai buat balapan flattrack," kata Ari.

Motor custom Honda CB400SF Cafe Racer garapan AMS GarageDok. Kustomfest Motor custom Honda CB400SF Cafe Racer garapan AMS Garage

2. Honda CB400

Andi Akbar alias Atenk, builder dari Katros Garage, mengatakan, salah satu moge jadul yang cukup diminati untuk bahan motor custom ialah Honda CB400.

Aplikasinya cukup banyak mulai dari model klasik, seperti cafe racer atau tracker.

"Pada dasarnya, motor ini mau dijadikan apa saja tetap bagus. Suara yang dihasilkan knalpotnya juga bagus," kata Atenk kepada Kompas.com.

Baca juga: Harga Motor Lawas Makin Sadis, Honda Nova Dash RS Dijual Rp 135 Juta

Keunggulan CB400 kata Atenk ialah harganya lumayan murah, sekitar Rp 30 jutaan, tapi tidak ada surat-surat.

"Kalau surat-surat lengkap, mungkin sekitar Rp 50 jutaan sampai Rp 60 jutaan. Tapi, kelemahannya adalah kebanyakan yang jual motor ini tidak dilengkapi surat-surat," katanya.

Kawasaki ER-6n bergaya streetfighter garapan Duke Motorcyclesbikeexif.com Kawasaki ER-6n bergaya streetfighter garapan Duke Motorcycles

3. Kawasaki ER-6n

Atenk merekomendasikan jika ingin main motor custom bergaya neo, klasik tapi agak futuristik, seperti neo cafe racer, neo tracker, dan lainnya bisapilih Kawasaki ER-6n.

Alasannya ialah harganya masih cukup terjangkau untuk ukurannya yaitu Rp 70 jutaan. Berbeda dengan moge baru di kelasnya yang sudah tembus Rp 100 jutaan.

"Tapi, kelemahannya biasanya bekasnya itu selalu ada yang bermasalah. Entah mesinnya atau kelistrikannya. Selain itu, suaranya tidak terlalu stereo untuk ukuran motor 650 cc," ujar Atenk.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X