Mobil Bertransmisi Matik Lebih Irit Dibandingkan Manual, Mitos atau Fakta?

Kompas.com - 01/10/2020, 07:12 WIB
Sistem transmisi matik milik Chevrolet Trax. Kompas.com/Alsadad RudiSistem transmisi matik milik Chevrolet Trax.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak terbantahkan jika kendaraan roda empat dengan transmisi otomatis menjadi salah satu mobil yang paling laris saat ini.

Kemudahan dalam pengoperasiannya menjadi salah satu alasan kenapa banyak orang yang beralih menggunakan mobil matik dibandingkan manual.

Tidak hanya perempuan, banyak pria yang juga terpikat dengan mobil jenis matik. Selain kemudahan yang ditawarkan, mobil bertransmisi otomatis juga dianggap memiliki tingkat konsumsi bahan bakar yang lebih rendah daripada mobil manual.

Benarkah anggapan bahwa mobil matik lebih irit dibandingkan manual?

Baca juga: Deretan Mobil Bekas Rp 70 Jutaan di Balai Lelang

Pemilik bengkel spesialis Worner Matic Hermas Efendi Prabowo sepakat dengan anggapan tersebut.

Menurutnya, untuk mobil matik keluaran terbaru memang lebih hemat bensin dibandingkan mobil manual.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang petugas sedang mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU  34-16102 di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (10/10/2018).KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH Seorang petugas sedang mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU 34-16102 di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (10/10/2018).

"Sebab, di matik itu sekarang torsi dan tenaga yang ditransfer dari mesin ke roda bisa mencapai 100 persen,” kata Hermas kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Kalau mobil matik yang lama, Hermas menambahkan, tenaga yang diteruskan tidak sampai 100 persen, atau bisa hanya 98 persen saja.

“Dengan tenaga yang tidak 100 persen tersebut maka ada pemborosan sebesar 2 persen. Tapi kalau manual, begitu kopling dilepas, tenaga yang tersalurkan langsung 100 persen,” ujarnya.

Baca juga: 10 Pilihan Mobil Bekas Rp 40 Jutaan Akhir Bulan Ini

Hermas juga mengatakan, sekarang mobil matik sudah menggunakan beragam teknologi canggih.

Salah satunya adalah torque converter clutch yang mana teknologi baru yang dikembangkan berfungsi mengurangi efek slip dari transmisi matik.

Transmisi manual Wuling Confero. Istimewa Transmisi manual Wuling Confero.

Dengan begitu maka tenaga yang disalurkan ke roda bisa sempurna atau 100 persen.

"Jika mobil manual dan matik sama-sama ke luar kota dengan kecepatan di atas 60 kilometer per jam, itu tidak ada bedanya. Kedua transmisi sama-sama bisa menyalurkan 100 persen," tuturnya.

Hermas melanjutkan, jika mobil melaju di bawah 60 kilometer per jam. Kendaraan roda empat transmisi matik belum menyalurkan tenaga 100 persen, karena sistemnya memang dirancang begitu.

Baca juga: 10 Mobil Bekas Rp 70 Jutaan Akhir Bulan Ini

Tapi, mobil manual juga ada kekurangannya yakni di 0-60 kilometer per jam atau di kemacetan.

“Seseorang ketika membawa mobil manual juga belum tentu melepas koplingnya dengan tepat. Kadang saat mengoper gigi, gasnya sedikit meraung atau mengoper giginya telat,” ucapnya.

Perilaku tersebut juga bisa berkontribusi terhadap konsumsi bahan bakar. Sedangkan di beberapa mobil matik, kan ada pilihan mode berkendara, salah satunya Eco Mode.

“Mode berkendara ini membuat perpindahan gigi 1, 2, dan 3 lebih cepat," tutur Hermas.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X