6 Bagian Mesin Motor yang Wajib Dicek Saat Musim Hujan

Kompas.com - 23/09/2020, 11:02 WIB
Pengendara sepeda motor melintasi banjir di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (2/2/2020). Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Minggu (2/2) pagi menyebabkan beberapa ruas jalan di ibu kota tergenang banjir dengan ketinggian 10-50 centimeter. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APengendara sepeda motor melintasi banjir di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (2/2/2020). Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Minggu (2/2) pagi menyebabkan beberapa ruas jalan di ibu kota tergenang banjir dengan ketinggian 10-50 centimeter.

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki musim hujan, sepeda motor tidak hanya harus dicuci, namun juga perlu dilakukan pengecekan dan perawatan. Selain tampilan luarnya, area mesin dan sekitarnya juga perlu mendapat perhatian.

Sebab, area mesin juga menjadi bagian yang cukup vital saat berkendara di musim hujan. Tentu akan merepotkan jika motor tiba-tiba mogok saat berkendara di tengah hujan atau ketika menerjang genangan air.

Maka dari itu, setidaknya ada 6 bagian mesin yang perlu rajin dicek saat musim hujan. Apa saja?

Baca juga: Modifikasi Motor Melebihi Dimensi Standar, Bisa Bikin Tidak Seimbang

1. Busi
Busi dan tutup busi termasuk bagian yang vital pada sepeda motor. Tanpa komponen ini, motor tidak akan bisa menyala.

Jangan lupa untuk melakukan pengecekan dan penggantian busi secara berkala.

“Pemeriksaan tutup busi dapat dilakukan dengan cara mencabut kop atau karet penutup busi. Kemudian, bersihkan air dan kotoran pada tutup busi agar kembali bersih,” ujar Kepala Bengkel Honda Bintang Motor Cinere, Ribut Wahyudi, kepada Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Saringan Udara
Jika komponen motor yang satu ini basah, maka pembakaran di ruang bakar mesin akan terganggu sehingga performa motor akan terasa berat serta kurang bertenaga. Oleh sebab itu, pastikan komponen saringan udara tidak tersumbat.

“Cara perawatannnya adalah dengan melakukan pengecekan dan penggantian saringan udara secara berkala,” ucap Ribut.

Ilustrasi knalpot motorStanly/Otomania Ilustrasi knalpot motor

3. Knalpot
Kotoran air saat hujan biasanya bukan hanya menempel pada bagian bodi atau spakbor, tapi juga menempel pada bagian dalam leher knlapot.

Maka dari itu, sebaiknya bersihkan bagian yang satu ini agar sistem pembuangan pada motor tetap berfungsi dengan sempurna.

Baca juga: Bagasi Bus Suites Class Lebih Kecil Dibanding Bus Biasa

4. Sistem Penerangan
Fungsi sistem penerangan adalah sebagai penerangan jalan kepada pengemudi dan orang lain untuk ketertiban dan keselamatan bersama.

“Apalagi saat menembus hujan, kebersihan mika wajib diperhatikan, karena bila sampai terhalang kotoran seperti tanah atau debu, akan bisa menghalangi pancaran sinarnya,” kata Ribut.

5. Tutup Pengisian Oli
Pastikan tutup oli dalam kondisi terpasang dengan baik dan tidak ada kebocoran pada bagian karet seal (O ring) yang ada pada tutup oli.

6. CVT
“Khusus untuk pengguna motor matik, sangat tidak disarankan untuk melewati genangan air yang menutupi mesin atau bahkan terendam. Sebab, dapat mengakibatkan beberapa bagian di area CVT menjadi tidak berfungsi secara normal,” tutup ribut

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.