Pentingnya Peran Navigator Saat Mengemudi Jarak Jauh

Kompas.com - 13/09/2020, 11:02 WIB
Ilustrasi berkendara mobil SHUTTERSTOCKIlustrasi berkendara mobil
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan roda empat tidak hanya cukup dengan kondisi mobil yang prima saja.

Tetapi juga butuh berbagai persiapan lain agar selama perjalanan bisa berjalan sesuai rencana dan tentunya selamat sampai tujuan.

Selain kondisi mobil yang prima, ada persiapan yang tidak boleh dilupakan saat akan mengendarai mobil dan menempuh perjalanan cukup jauh, yakni seorang navigator.

Penumpang yang berada di samping pengemudi ternyata cukup penting untuk menjaga perjalanan agar semakin aman dan tidak membosankan.

Baca juga: STNK Hilang Tapi Motor Masih Kredit, Begini Cara Mengurusnya

Navigator tidak hanya menemani sopir saat mengemudikan mobil saja. Tetapi juga mempunyai peran yang lebih dari itu yakni menjaga perjalanan agar aman.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengemudikan mobil sembari berkencan bersama sang istri, Tun Siti Hasmah Mohamad Ali, ke Kuala Lumpur Sabtu (23/11/2019).Twitter/DRMAHATHIRMOHAMAD via The Straits Times Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengemudikan mobil sembari berkencan bersama sang istri, Tun Siti Hasmah Mohamad Ali, ke Kuala Lumpur Sabtu (23/11/2019).

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia ( SDCI) Sony Susmana mengatakan, tugas navigator salah satunya memberikan informasi kepada pengemudi jika ada potensi bahaya. Dengan begitu, sopir bisa lebih berhati-hati saat mengemudi.

“Yang menjaga dan bertanggung jawab atas keamanan itu pengemudi, navigator hanya membantu. Sedangkan keputusannya tetap berada di tangan drivernya,” ujar Sony kepada Kompas.com, Sabtu (12/9/2020).

Untuk navigator, Sony mengatakan, tidak selalu yang juga bisa mengemudikan kendaraan roda empat.

Meski begitu, akan lebih baik jika pemberi navigasi ini juga bisa mengemudi karena akan lebih baik.

Baca juga: Urus STNK Hilang di Samsat, Bisa Diwakilkan?

“Paham mengemudi akan lebih baik, tetapi juga tidak harus (bisa mengemudi), yang penting persepsinya sama (dengan pengemudi),” tuturnya.

Ilustrasi belajar mengemudi.DVSA via The Sun Ilustrasi belajar mengemudi.

Untuk itu, saat memilih seorang navigator sebagai teman selama menempuh perjalanan jauh sebaiknya yang cocok dengan pengemudi.

Hal ini salah satunya agar lebih bagus untuk bekerja sama selama perjalanan berlangsung dan bisa menjaga suasana di dalam kabin.

“Makanya harus klik dengan driver, soulmate aja belum tentu klik dalam urusan kerjasama di dalam kabin,” katanya.

Sony menambahkan, seorang navigator ini sebenarnya tidak hanya diperlukan saat melakukan perjalanan jarak jauh. Tetapi, saat mengemudi dalam jarak yang tidak terlalu jauh pun juga diperlukan.

Baca juga: Ini Biaya Resmi Penerbitan STNK Baru

“Sebenarnya semua perjalanan penting peran navigator, tapi saat perjalanan jauh lebih terasa manfaatnya,” katanya.

Dengan pentingnya peran seorang navigator, Sony juga menyarankan agar, pendamping sopir ini tidak hanya tidur dalam perjalanan.

“Jadi saat menjadi Co driver tidak hanya duduk atau tidur saja. Tetapi, juga mengingatkan pengemudi saat di depan ada mobil atau mengingatkan agar berhati-hari,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X