Jangan Salah, Benjol Ban Juga Bisa Terjadi di Bagian Dalam

Kompas.com - 12/09/2020, 13:02 WIB
Ban truk marissban.comBan truk

JAKARTA, KOMPAS.comBan benjol atau kembung pada kendaraan biasa terjadi pada bagian dinding. Selain itu, ban kembung juga bisa terjadi pada bagian telapak ban, namun bukan di bagian luar, melainkan pada bagian dalam.

Bambang Widjanarko, Independent Tire Analyst dan Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, mengatakan, ban yang kembung di bagian dalam, tidak bisa terlihat dari luar.

“Ketika dibawa jalan, ban terasa loncat-loncat. Namun, ketika dilihat dari luarnya saja, tidak ada benjolan. Kembung dalam baru terlihat ketika ban dilepas,” kata Bambang kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mitsubishi Geber Diskon Rp 17 Juta dan Bunga Nol Persen

Ban truk buntingBambang Widjanarko Ban truk bunting

Kalau kembung di bagian luar telapak, Bambang mengatakan, akan langsung pecah ketika bergulir. Namun jika kembung dalam, tidak langsung pecah ketika dipakai jalan. Kembung pada bagian dalam ini biasa disebabkan oleh panas.

“Kembung ini dinamakan heat separation, pemisahan antara kawat baja dengan karet ban, terlepas rekatannya karena panas. Jadi angin masuk diantara rongga kawat baja dengan karet ban bagian dalam dan jadilah kembung,” ucap Bambang.

Baca juga: Peminat Double Cabin Bekas Tambang Malah Naik Saat Pandemi

Ban yang sudah kembung, sebaiknya tidak digunakan kembali. Karena kekuatan dari kawat baja di ban sudah berkurang, selain itu bagian yang kembung akan mudah bocor atau meledak.

Kembung pada bagian dalam ban ini tidak bisa sembarangan ditusuk dengan jarum agar kempis. Memang anginnya hilang, namun efeknya bisa berbahaya. Jika dipakai jalan lagi, ban bisa meledak dalam waktu yang tidak lama.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X