Konsep 1-1-1-1, Jadi Kunci Platform DNGA Daihatsu

Kompas.com - 12/09/2020, 08:22 WIB
Test Drive Daihatsu Tanto di Fuji Speedway Test Drive Daihatsu Tanto di Fuji Speedway
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dikembangkan sejak 2017, platform Daihatsu New Global Architecture ( DNGA) kini sudah mulai digunakan oleh beberapa model baru Daihatsu di Jepang. Mulai dari Tanto, Rocky, sampai Taft.

Meski senada dengan pengembangan Toyota New Global Architecture (TNGA), tapi secara segmentasi DNGA dirancang khusus untuk jenis mobil yang berbeda. Bahkan kehadiran platform baru ini membuat pengembangan mobil Daihatsu lebih cepat dari biasanya.

Anjar Rosjadi, Head of Marketing Product Planning Division (MPPD) PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan platform DNGA dalam group Toyota dikembangkan untuk segmen kei car, serta segmen A dan B dengan banyak keunggulan yang dimiliki.

Baca juga: Jelang PSBB Ketat, Daihatsu Tunggu Juknis dan Pergub dari Pemprov DKI

"Secara teknis, mulai dari penerapan seluruh fitur teknologi canggih Daihatsu yang bisa diimplementasi pada semua model berbasis DNGA, sampai waktu yang lebih cepat dalam proses pengembangan atau perubahan di setiap modelnya," kata Anjar dalam konferensi virutal, Jumat (11/9/2020).

SUV Baru Daihatsu yang digadang-gadang memiliki nama Rocky tampil di ajang Tokyo Motor Show 2019 SUV Baru Daihatsu yang digadang-gadang memiliki nama Rocky tampil di ajang Tokyo Motor Show 2019

Menurut Anjar, dalam waktu dua tahun dari pengembangan DNGA, Daihatsu di Jepang sudah bisa menerapkan pada generasi terbaru Tanto yang meluncur di Juli 2019. Setelah itu, dalam hitungan bulan, basis DNGA juga digunakan pada Rocky yang mengaspal di November pada tahun yang sama.

Terakhir, platform DNGA juga digunakan pada Taft yang kini telah berevolusi menjadi sebuah kei car bergaya crossover dan sudah resmi diluncurkan pada Juni 2020 lalu.

"Sebelum 2017, pengembangan Daihatsu pada setiap segmen bervariasi, kei car, segmen A, dan B itu total berbeda dan tidak dikembangkan secara terpadu yang membuat proses pengembangan produk memakan waktu cukup lama, tapi sejak ada DNGA lebih cepat," ucap Anjar.

Daihatsu TaftTopgear Daihatsu Taft

"DNGA memiliki konsep terpadu. Setelah Tanto, lima bulan kemudian Rocky, dan selang tujuh bulan diterapkan juga pada Taft, ini salah satu keunggulan dari basis DNGA," kata dia.

Baca juga: Apa Bedanya Platform TNGA dan DNGA?

Anjar menjelaskan kunci utama DNGA adalah konsep filosofi 1-1-1-1, yakni 1 gram, 1 milimeter, 1 sen, dan 1 detik. Angka tersebut memiliki arti bahwa setiap pengembangan produk DNGA memiliki memperhitungkan segala aspek yang sangat detail.

Mulai dari ukuran, bobot, harga, sampai waktu agar menghasilkan kendaraan yang efisien. Mobil Daihatsu yang sudah menggunakan basis DNGA juga mampu memberikan pengalaman serta sensasi berkendara yang lebih halus, nyaman, stabil, serta performa yang lebih maksimal.

Test Drive Daihatsu Tanto di Fuji Speedway Test Drive Daihatsu Tanto di Fuji Speedway

"Filosofi 1-1-1-1 adalah penguasaan yang mendalam sampai mendetail. Dibandingkan sebelum DNGA, bobot kendaraan Daihatsu belum optimal karena memang belum sampai detail," kata Anjar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X