Mau Ganti Mobil, Lebih Baik Tukar Tambah atau Jual Dulu?

Kompas.com - 04/09/2020, 17:41 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

Herjanto juga mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini peminat mobil bekas terus mengalami kenaikan.

Kebanyakan para pembeli lebih memilih mobil bekas dengan harga di bawah Rp 100 juta. Untuk jenisnya tidaklah menjadi masalah yang terpenting harganya terjangkau.

“Sekarang yang dicari adalah mobil yang harganya terjangkau, apapun jenisnya kalau harga di bawah Rp 100 juta dan bisa dikredit pasti dibeli,” katanya.

Pemilik showroom mobil bekas XL AHM Autocars Hadi Cahyono mengatakan, selama ini cukup banyak calon konsumen yang memilih melakukan tukar tambah.

Baca juga: SIM Bisa Gantikan KTP Saat Bayar Pajak Kendaraan, Ini Syaratnya

Tentunya, para pemilik mobil tersebut membawa mobil miliknya yang akan dilakukan tukar tambah dengan mobil yang ada di showroom.

“Untuk yang memilih tukar tambah dengan mobil yang ada cukup banyak, rata-rata konsumen tidak mau ribet menjualnya,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.