Ini Perusahaan Otobus yang Punya Karoseri Sendiri

Kompas.com - 04/09/2020, 15:10 WIB
Bus tingkat buatan karoseri Karya Nusantara Gemilang, Kudu, Jawa Tengah Zulkifli BJBus tingkat buatan karoseri Karya Nusantara Gemilang, Kudu, Jawa Tengah

JAKARTA, KOMPAS.com – Bus yang beredar di Indonesia, bodinya dibuat oleh karoseri yang tersebar di berbagai daerah. Kemudian perusahaan otobus (PO) membeli atau membuat bodi busnya ke karoseri sesuai dengan keinginannya.

Biasanya PO dan karoseri merupakan dua perusahaan yang terpisah, namun ada juga PO yang memiliki karoserinya sendiri. Jadi kebanyakan armada yang digunakan PO tersebut berasal dari karoseri miliknya sendiri.

Kompas.com sudah mengumpulkan beberapa PO bus di Indonesia yang memiliki karoserinya sendiri. PO Pertama yaitu PO Tentrem yang memiliki karoseri Tentrem di Malang Jawa Timur.

Baca juga: Banyak yang Masih Keliru, Ini Beda Toyota Alphard dan Vellfire

Bus karoseri tentrembusmaniax-blogger Bus karoseri tentrem

PO Tentrem melayani transportasi antar kota di Jawa Timur dengan trayek andalan Surabaya Bungurasih ke Blitar. PO Tentrem pertama beroperasi pada tahun 1986 kemudian pada tahun 1988 dibukalah bengkel perbaikan bodi.

Awalnya bengkel tersebut hanya untuk memperbaiki armada miliknya sendiri, lama-kelamaan, karoseri Tentrem ini juga menerima perbaikan bodi untuk PO lainnya.

Kemudian berkembanglah menjadi karoseri yang membuat desain bodinya sendiri.

PO Tentrem sendiri menggunakan bodi bus besar bermesin depan untuk armadanya. Mulai dari bodi Actor, Max, Max HDD dan model terbarunya yang menggunakan bodi Avante.

Baca juga: Berapa Harga Pasaran Starlet Kotak dan Kapsul?

PO kedua yang memiliki karoserinya sendiri yaitu PO Nusantara dengan karoseri Nusantara Gemilang. PO asal Kudus ini didirikan pada tahun 1968, memiliki berbagai trayek antar kota antar provinsi (AKAP).

Kemudian pada tahun 2011, karoseri Nusantara Gemilang hadir. Karoseri ini merupakan hasil kerjasama antara PO Nusantara dengan Gemilang Coach asal Malaysia. Mulai saat itu, beberapa bodi dari karoseri Nusantara Gemilang digunakan oleh PO Nusantara.

Salah satu bodi yang terkenal dari karoseri Nusantara Gemilang yaitu Double Deckernya yang dinamai Maxi Miracle. Maxi Miracle milik PO Nusantara juga terbilang langka karena menggunakan sasis MAN R37.

Armada bus milik Blue Bird GroupKOMPAS.com/ donny apriliananda Armada bus milik Blue Bird Group

Kemudian ada juga operator bus pariwisata Big Bird yang memiliki karoseri Restu Ibu Pusaka. Big Bird dan karoseri Restu Ibu Pusaka merupakan anak perusahaan dari Blue Bird.

Karoseri Restu Ibu Pusaka sudah berdiri sejak tahun 1982 dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan armada Big Bird. Sehingga seluruh armada Big Bird baik medium dan big bus menggunakan produk Restu Ibu Pusaka.

Untuk saat ini, model bus terbaru dari karoseri Restu Ibu Pusaka yaitu Arctic SHD juga digunakan sebagai armada pariwisata Big Bird. Selain itu, ada juga bodi dari karoseri lain yang digunakan Big Bird seperti Adiputro dan New Armada.

Baca juga: Ini Efek jika Kendaraan Lawas Minum BBM Oktan Tinggi

PO easytrans karoseri new armadabus-pariwisata.id PO easytrans karoseri new armada

Selanjutnya, ada juga PO bus pariwisata yang memiliki karoserinya sendiri. Yatu PO Easy Trans yang dimiliki karoseri New Armada di Magelang. Berbeda dengan yang lain, PO Easy Trans lahir setelah adanya karoseri New Armada.

Karoseri New Armada didirikan pada tahun 1974, yang berawal dari membuat bodi untuk Mitsubishi Colt. Semua armada pariwisata milik PO Easy Trans menggunakan bodi Evolander series dari karoseri New Armada.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X