Berikut Plus Minus Gunakan Ban Profil Lebar pada Mobil

Kompas.com - 02/09/2020, 20:01 WIB
Modifikasi Mobil Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 KOMPAS.com/RulyModifikasi Mobil Indonesia Modification Expo (IMX) 2020
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempercantik tampilan eksterior mobil kesayangan, salah satunya mengubah desain serta ukuran kaki-kaki kendaraan yang terdiri dari pelek dan ban.

Biasanya, modifikasi pada sektor tersebut dilakukan dengan cara memperlebar profil ban yang dibarengi ukuran pelek, sehingga bodi mobil menjadi lebih turun alias ceper.

Hasil yang didapat tentu menjadikan kendaraan semakin menarik dan sporty, namun penggunaan ban lebih lebar dari standar punya beberapa risiko. Hal ini perlu dicermati, khususnya bagi pemula yang ingin melakukan modifikasi.

Baca juga: Jarak yang Tepat Nyalakan Lampu Sein Sebelum Belok

Modifikasi MobilKOMPAS.com/Ruly Modifikasi Mobil

"Pertama adalah masalah aquaplaning. Karena friksi ban ke aspal bisa lebih cepat hilang, maka lebih cepat pula mobil kehilangan pengendalian," kata Yase Simanjuntak, Manager Technical Support TRKM Group selaku prinsipal Deltalube di keterangan tertulis.

Kemudian, penggunaan ban lebar cenderung menghasilkan suara lebih bising ketika melaju. Memang, masalah ini bisa ditekan dengan pemilihan pelek yang tepat. Tapi tetap saja, kenyamanan berkendara akan berkurang.

Ban lebih lebar juga terkadang bisa melebihi ruang sepatbor mobil. Supaya terhindar dari gesekan (naik-turun dan kiri-kanan ban terganggu), umumnya bibir spatbor perlu dilipat atau digunting. Selain itu, radius putar mobil juga bisa jadi lebih lebar dari biasanya.

Baca juga: Hilux Rugged X, Modifikasi Double Cabin Baru Bikinan Toyota

Pelek mobil flow formingFoto: Istimewa Pelek mobil flow forming

Adapun kelebihan dalam melakukan modifikasi ukuran profil ban, dalam kondisi basah maupun kering ban lebih dapat mereduksi jarak pengereman mobil karena adanya peningkatan rolling resistance dan grip.

Lalu, ban lebih lebar juga akan memberi performa pengendalian lebih baik berkat traksi ban yang lebih besar dibanding ban pipih. Termasuk ketika menikung cepat, gejala bodi mobil bergeser lebih minim.

"Menggunakan ban lebar juga bisa meningkatkan akselerasi mobil. Tapi ini kembali lagi tergantung pada pengerjaan modifikasi dan peruntukkan mobil. Kalau masih dipakai harian, lebih baik dipikirkan kembali," tulis Deltalube.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X