5 Komponen Motor yang Butuh Perhatian Ekstra Saat Panas Terik

Kompas.com - 27/08/2020, 20:01 WIB
Ilustrasi parkir motor khusus moge yang terletak di Tangcity Mall Twitter @tangcityIlustrasi parkir motor khusus moge yang terletak di Tangcity Mall

JAKARTA, KOMPAS.com - Cuaca panas terik tidak hanya mempengaruhi kondisi tubuh. Temperatur yang cukup ekstrem juga dapat berpengaruh pada beberapa komponen sepeda motor.

Untuk itu, perawatan ekstra perlu dilakukan agar performa motor tetap terjaga. Berikut lima komponen motor yang harus diperhatikan saat cuaca panas:

Baca juga: Bikin AC Mobil Tetap Dingin Saat Cuaca Panas, Wajib Cek Komponen Ini

Pengisian nitrogen untuk ban Pengisian nitrogen untuk ban

1. Tekanan Udara

Temperatur yang tinggi dapat menyebabkan tekanan udara dalam ban berubah. Sehingga, kenyamanan dalam berkendara juga jadi terganggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Reza Rezdie Shahertian, Technical Training PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, hal tersebut dapat diatasi dengan melakukan pengecekan kondisi tekanan ban sesering mungkin atau setidaknya sebelum berkendara

"Selain itu, sesuaikan tekanan ban dengan standard yang ditentukan oleh pabrikan,” ujar Reza, dalam keterangan resminya.

Ban Motor bagian depanIstimewa Ban Motor bagian depan

2. Ban

Ban motor yang terkena suhu panas secara terus menerus dapat mempercepat penurunan kualitas ban, seperti tekstur ban yang terlihat pecah-pecah atau getas.

"Hal ini dapat diatasi dengan melakukan penggantian ban lama dengan yang baru apabila tekstur ban sudah terlihat retakan yang besar untuk mendapatkan kenyaman saat berkendara," kata Reza.

Baca juga: Tips Melintas di Jalan Aspal saat Kondisi Cuaca Panas

Rantai sepeda motor.Shutterstock Rantai sepeda motor.

3. Rantai Motor

Rantai motor yang terus bergerak dan bergesekan juga dapat terdampak. Udara panas yang menyengat bisa menyebabkan pelumas pada rantai menjadi kering dengan lebih cepat, sehingga kerja rantai tidak halus

Saat mengering, rantai akan cenderung mengeluarkan bunyi kasar saat bekerja dan rantai dapat menjadi kaku.

“Hal ini dapat dihindari dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala, seperti melumasi rantai dengan Chain Lub yang direkomendarikan, serta atur kekenduran rantai yang tertera pada stiker swing arm motor,“ ujar Reza.

4. Bearing Roda

Saat kondisi panas berkepanjangan, pengendara motor juga perlu memeriksa kondisi bearing roda atau yang sering disebut dengan laher. Suhu panas dapat mengakibatkan pelumas bearing dan seal mengeras akibat memuainya kedua komponen tersebut.

"Ciri-cirinya, roda depan tidak berputar secara halus dan terdengar bunyi. Salah satu solusinya adalah mengganti seal pada bearing apabila sudah terlihat getas, serta tambahkan pelumas atau gemuk pada roda-roda bearing motor," kata Reza.

5. Bodi

Sinar matahari yang menyengat secara terus menerus dapat menyebabkan penurunan kualitas warna bodi motor. Untuk mencegahnya, cucilah motor secara rutin dengan menggunakan sabun khusus kendaraan bermotor terpercaya yang dijual di pasaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.