Luhut Sebut Transportasi Darat Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Kompas.com - 19/08/2020, 18:41 WIB
Kendaraan listrik yang mengikuti Jambore Kendaraan Listrik Nasional 2019 melintas di jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019). Jambore yang diikuti oleh kendaraan listrik produksi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, ini menempuh jarak 900 kilometer dari Surabaya menuju Jakarta. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGKendaraan listrik yang mengikuti Jambore Kendaraan Listrik Nasional 2019 melintas di jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019). Jambore yang diikuti oleh kendaraan listrik produksi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, ini menempuh jarak 900 kilometer dari Surabaya menuju Jakarta.
|

JAKARTA, KOMPAS.comTransportasi darat menjadi elemen penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara nasional. Tak heran Pemerintah RI gencar dalam membangun infrastruktur jalan, sekaligus menjembatani peralihan transportasi darat dari bahan bakar fosil ke tenaga listrik.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan transportasi darat bahkan memberikan kontribusi yang signifikan dalam perekonomian nasional.

Oleh sebab itu, Pemerintah RI berkomitmen untuk membangun infrastruktur transportasi darat yang baik. Tidak hanya di pulau Jawa, tapi juga seluruh Indonesia.

Baca juga: Penjualan SUV Murah Juli 2020, Suzuki XL7 Geser Toyota Rush

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum kepada ratusan perwira TNI, di Jakarta, Rabu (8/7/2020).Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan Investasi Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum kepada ratusan perwira TNI, di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

“Seperti di jalan tol Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan Bali, maupun rencana pengembangan jaringan kereta api di Kalimantan, Sulawesi, dan Bali,” ujar Luhut, dalam webinar yang dihelat Kementerian Perhubungan, Rabu (19/8/2020).

Luhut juga mengatakan, bertambahnya infrastruktur di sejumlah daerah turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Dari studi yang dilakukan oleh LPEM Fakultas Ekonomi UI, menyatakan bahwa kenaikan jalan sebesar 1 persen akan menaikkan ekonomi sebesar 8,8 persen,” ucap Luhut.

Baca juga: Mobil Kurang Kedap Suara? Komponen Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Simpang susun Subang di ruas tol Cikopo ? Palimanan (Cipali), terletak di wilayah Kertajati, Subang, Jawa BaratFurqon Abdi Simpang susun Subang di ruas tol Cikopo ? Palimanan (Cipali), terletak di wilayah Kertajati, Subang, Jawa Barat

“Karenanya pemerintah Indonesia memandang sangat penting membangun infrastruktur jalan, baik dalam bentuk investasi pemerintah maupun investasi swasta, dalam proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha,” tuturnya.

Di samping mengembangkan infrastruktur yang lebih merata, Pemerintah RI disebut tengah mendorong transformasi ekonomi menuju sektor manufaktur dan jasa. Salah satunya dengan mengembangkan kendaraan lintas berbasis baterai.

“Kendaraan lintas berbasis baterai, diharapkan tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, tetapi juga mengurangi dampak buruk pada lingkungan dari pencemaran yang ditimbulkan kendaraan berbasis fossil fuel,” kata Luhut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X